Tembilahan (Inmas) - Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Penutupan Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Terintegrasi di Asrama pondok gede, Jakarta, pada Rabu 27 Maret 2024.
Acara yang ditutup secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas (Gusmen), dihadiri oleh wakil ketua komisi 8 DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily , Sekjen Kemenag, Irjen Kemenag, Dirjen PHU, Staf Khusus Menteri Agama, Tenaga Ahli Mentri Agama, Jajaran Eselon 2 Kementrian Agama, Kementrian Kesehatan, Pimpinan TNI dan Polri, serta peserta Bimtek PPIH Arab Saudi.
Turut hadir staf Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir Rosmuliana, SE sebagai peserta Bimtek dengan jenis layanan pelayanan konsumsi.Â
Sebanyak 1120 Peserta Bimtek sudah mendapatkan pendalaman materi etika publikasi, penguatan pelayanan terhadap lansia, indeks kepuasan jamaah haji, kesiapan mental dan psikologis termasuk materi moderasi beragama, gladi posko armuzna, dan sebagainya.
Dalam arahannya Gusmen meminta petugas memanfaatkan dengan baik kesempatan yang diraih sebagai PPIH Arab Saudi. Perlakukan jamaah haji sebagai orang tua sendiri, sebagai saudara sendiri, sebagai orang-orang terdekat petugas.
"Presiden menyampaikan kepada saya kemarin, ini harus menjadi yang terbaik selama pemerintahan beliau," ujar Gus Yaqut saat sambutan dalam acara penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Terintegrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2024) malam.
Jumlah petugas haji yang menjadi peserta Bimtek Terintegrasi ini berjumlah 1.120 calon petugas haji, yang terdiri dari 890 orang dari Kemenag dan 230 orang dari Kemenkes.
Bimtek yang dilaksanakan dari 19-28 maret 2024 didampingi 77 fasilitator berpengalaman. Yang bertujuan untuk memperoleh petugas haji yang kompeten, agar mencapai hasil kerja yang baik untuk melayani jamaah haji. ***(Ria)Â