0 menit baca 0 %

Pimpin Rapat Evaluasi Capaian Anggaran Semester Pertama, Kakankemenag Tekankan Pengelolaan Efektif dan Efesien

Ringkasan: Pelalawan (Kemenag)- Senin 22 Juli 2024, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pelalawan, Jisman, memimpin langsung rapat evaluasi capaian anggaran semester pertama yang diadakan di ruangan kepala kantor pada hari Senin. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Kemena...

Pelalawan (Kemenag)- Senin 22 Juli 2024, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pelalawan, Jisman, memimpin langsung rapat evaluasi capaian anggaran semester pertama yang diadakan di ruangan kepala kantor pada hari Senin. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Kemenag Pelalawan.

Kasubbag TU Muhammad Amin, Kasi Bimas Islam Aliadi, Kasi PHU Rizali, Plt Penyelenggara Zakat dan Wakaf Iswadi M Yazid, serta Penyelenggara Kristen Jernih Simatupang turut hadir dalam rapat tersebut. Pengelola Keuangan dan perencana Kusnanto dan Junaidi Ahmad juga ikut serta dalam pembahasan anggaran tersebut.

Dalam rapat yang berlangsung intensif tersebut, Jisman mengevaluasi berbagai aspek capaian anggaran semester pertama tahun ini. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien untuk memastikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Para peserta rapat diberi kesempatan untuk menyampaikan laporan capaian anggaran masing-masing serta tantangan yang dihadapi. Diskusi berlangsung produktif dengan berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan untuk meningkatkan kinerja anggaran pada semester berikutnya.

Jisman dalam arahannya menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan anggaran dan memastikan transparansi dalam setiap prosesnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim dalam mencapai target anggaran meskipun dihadapkan pada berbagai kendala.

Dengan berakhirnya rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh pejabat dan staf Kemenag Pelalawan dapat lebih bersinergi dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja anggaran di semester kedua, demi tercapainya pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)