0 menit baca 0 %

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kasubbag TU Ajak ASN Perkuat Pelayanan Publik

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha (TU) H. Muhammad Yunus memimpin jalannya upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di halaman upacara Kantor Kementerian Agama Kota Dumai pa...

Dumai (Kemenag) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha (TU) H. Muhammad Yunus memimpin jalannya upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di halaman upacara Kantor Kementerian Agama Kota Dumai pada Rabu (17/09/2025) pagi. Bertindak sebagai Pembina Upacara, H. Muhammad Yunus menyampaikan sejumlah arahan penting berkaitan dengan pelayanan publik dan penguatan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN).

Dalam amanatnya, Kasubbag TU H. Muhammad Yunus menekankan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum untuk mempertegas kembali komitmen ASN terhadap pelayanan publik yang bersih, berintegritas, dan profesional.

“Upacara ini adalah cerminan dari tekad kita untuk terus memperbaiki diri sebagai ASN yang bertugas melayani umat dan bangsa. Komitmen terhadap integritas harus dibuktikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya dalam ucapan,” kata H. Muhammad Yunus.

Salah satu arahan yang disampaikan adalah keberhasilan pelayanan publik ini sangat bergantung pada komitmen kita bersama. Dari Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala KUA hingga IPARI, bahkan seluruh keluarga besar Kementerian Agama semua harus memiliki visi yang sama untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Kasubbag TU H. Muhammad Yunus juga menyampaikan bahwa pelayanan publik di Kementerian Agama harus terus berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan keagamaan.

“Kita tidak hanya menyediakan layanan yang memenuhi standar, tetapi harus memastikan layanan yang benar-benar mampu memenuhi harapan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, standar kepuasan masyarakat menjadi tolok ukur penting dalam layanan publik di lingkungan Kemenag. Penilaian dan evaluasi dari masyarakat sangat penting, sehingga Kemenag dapat memahami sejauh mana layanan yang diberikan telah berdampak positif dan memuaskan.

Sebagai bagian dari rencana peningkatan kualitas pelayanan publik, Kasubbag TU H. Muhammad Yunus menginstruksikan agar setiap satuan kerja (satker) mulai mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat.

Kemenag akan meningkatkan kapasitas SDM dalam hal keterampilan pelayanan dan pemahaman tentang kebutuhan masyarakat, sehingga mampu membangun respons yang cepat dan tepat.

Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat yang datang ke Kantor sangat beragam, mulai dari layanan administrasi hingga bantuan informasi terkait keagamaan.

Oleh karena itu, pelayanan yang disediakan akan dirancang untuk dapat menyesuaikan dengan setiap kebutuhan yang datang. (Arief)