Pisah Sambut Ka Kankemenag Inhil Berlangsung Haru
Ringkasan:
Tembilahan (Humas)- Pisah Sambut Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dari yang lama Drs HM Aziz MM MA ke pada pejabat yang baru Drs H Azhari MA, Ahad (27/3) malam di halaman Kan Kemenag Inhil berlangsung khitmat walaupun pejabat yang lama berhalangan had...
Tembilahan (Humas)- Pisah Sambut Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dari yang lama Drs HM Aziz MM MA ke pada pejabat yang baru Drs H Azhari MA, Ahad (27/3) malam di halaman Kan Kemenag Inhil berlangsung khitmat walaupun pejabat yang lama berhalangan hadir. Hadir dalam acara tersebut Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Bupati Inhil diwakili oleh Pelaksana Harian Sekretariat Daerah Pemkab Inhil, Drs Said Ismail, kepala pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Kepala Dinas dan Badan, serta pejabat dan karyawan di lingkungan Kemenag Inhil.
Rangkaian acara pisah sambut diawali dengan penampilan Grup Nasyid dari siswa siswi madrasah, dilanjutkan dengan pengajian ayat- ayat suci al- qur`an dan do`a sebelum memasuki acara inti. Dalam laporan ketua Pantia Penyelenggara, Jisman MA, kegiatan Pisah Sambut yang digelar oleh Kemenag Inhil merupakan wukud ketulusan dan dukungan dalam mengantar Ka Kemenag yang lama HM Aziz menjalankan amanat ketempat tugas yang baru sebagai Kabid Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau.
"Selain itu, ini juga merupakan wujud rasa simpati, doa dan harapan untuk kinerja yang lebih baik dimasa mendatang, baik oleh Ka kemenag Inhil yang baru H Azhari dan Kabid Haji Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau HM Aziz. Semoga, dengan beban tugas yang baru, pembangunan keagamaan dapat terus ditingkatkan ditengah- tengah masyarakat.
Sementara itu, H Azhari dalam sepatah katanya mengungkapkan rasa terimakasihnya atas sambutan yang diberikan kepadanya selaku Ka Kemenag yang baru. Secara pribadi dia telah banyak belajar dari Ka kemenag terdahulu. Dimana, HM Aziz tidak hanya sebagai atasan di kantor, tapi juga sebagai sahabat tempat berbagi dan bercerita, sehingga suasana kantor selalu menunjukkan keakraban antar pegawai dan atasan.
"Kami tentu sangat kehilangan dengan sosok pak Aziz, tapi disisi lain kami sadar kepergian bapak Aziz adalah untuk sebuah tanggungjawab yang mungkin lebih berat lagi dimasa mendatang demi pembangunan keagamaan yang lebih baik. Untuk itu, walau sudah terpisah oleh tempat namun petunjuk dan arahan dari pejabat yang lama masih kami butuhkan. Terhadap ka Kanwil hendaknya memberikan bimbingan dan arahan pada kami dalam menjalankan tugas kedepan," harapnya. (msd)