0 menit baca 0 %

Pit Era Yenti Sampaikan Materi Memenuhi Kebutuhan Keluarga pada Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan XVI di KUA Mandau

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Kamis, 2 Oktober 2025, kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan XVI yang dilaksanakan di Aula KUA Mandau kembali diwarnai dengan penyampaian materi yang sarat makna. Kali ini, Pit Era Yenti, salah seorang penyuluh agama Islam, membawakan materi bertema Memenuhi Kebutuhan Kelua...

Mandau (Kemenag) Kamis, 2 Oktober 2025, kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan XVI yang dilaksanakan di Aula KUA Mandau kembali diwarnai dengan penyampaian materi yang sarat makna. Kali ini, Pit Era Yenti, salah seorang penyuluh agama Islam, membawakan materi bertema Memenuhi Kebutuhan Keluarga .

Dalam pemaparannya, Pit Era Yenti menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan keluarga merupakan faktor penting dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia menjelaskan bahwa keluarga yang tercukupi kebutuhannya akan lebih tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membangun keharmonisan dan kasih sayang di antara anggota keluarga.

Memenuhi kebutuhan keluarga bukan hanya soal materi semata, tetapi juga kebutuhan emosional, spiritual, dan pendidikan anak. Semua ini menjadi tanggung jawab bersama suami dan istri. Jika dikelola dengan baik, rumah tangga akan berjalan harmonis, penuh keberkahan, dan insyaAllah diridai Allah SWT, ujar Pit Era Yenti di hadapan peserta.

Materi disampaikan dengan panjang lebar, komunikatif, dan penuh semangat, sehingga para peserta tampak nyaman dan antusias mengikuti jalannya sesi. Suasana interaktif pun tercipta ketika salah seorang peserta, Muhammad Ari Yadi, mengajukan pertanyaan.

Ia bertanya tentang bagaimana cara menyikapi kebutuhan keluarga yang semakin hari semakin melonjak, sementara penghasilan yang diterima terbatas dan pas-pasan. Pertanyaan tersebut langsung dijawab dengan lugas oleh Pit Era Yenti.

Beliau menjelaskan bahwa kondisi seperti itu harus disikapi dengan manajemen keuangan yang bijak, hidup sederhana sesuai kemampuan, dan saling memahami antara suami dan istri. Selain itu, beliau menekankan pentingnya selalu bersyukur atas rezeki yang ada, serta mengiringinya dengan doa agar Allah melapangkan dan memberkahi penghasilan keluarga.

Kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan XVI ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin. Kehadiran para penyuluh dengan beragam materi diharapkan mampu memberikan bekal yang komprehensif bagi calon pasangan dalam menapaki kehidupan rumah tangga.

Dengan materi yang disampaikan Pit Era Yenti, peserta mendapatkan pemahaman bahwa membangun keluarga sakinah bukan sekadar soal mencukupi kebutuhan lahiriah, tetapi juga menyeimbangkannya dengan nilai spiritual, komunikasi yang sehat, serta keikhlasan dalam menjalani peran masing-masing.