Mandau (Kemenag) – Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Mandau pada Selasa, 23/9/2025 berlangsung penuh kehangatan dan edukasi. Salah satu pemateri yang tampil adalah Pit Era Yenti, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mandau, dengan materi bertajuk “Terampil Mengelola Diri”.
Dalam paparannya, Pit Era Yenti menjelaskan bahwa keterampilan mengelola diri merupakan bagian penting yang harus dimiliki oleh setiap remaja. Menurutnya, masa remaja adalah fase transisi menuju kedewasaan, di mana berbagai perubahan fisik, psikis, dan sosial terjadi dengan cepat. Oleh sebab itu, kemampuan mengatur emosi, mengendalikan diri, serta memahami potensi pribadi menjadi bekal berharga untuk menghadapi dinamika tersebut.
“Mengelola diri tidak hanya tentang bagaimana kita mengendalikan emosi, tetapi juga bagaimana kita mampu mengarahkan diri ke arah yang lebih baik. Remaja yang cerdas adalah remaja yang tahu bagaimana menata pikirannya, menjaga perasaannya, dan mengarahkan tindakannya agar bermanfaat,” ungkap Pit Erayanti dalam penyampaiannya.
Lebih jauh, ia juga menekankan bahwa kegagalan mengelola diri sering kali berakibat pada masalah pergaulan, konflik dengan teman sebaya, bahkan kesulitan dalam belajar. Sebaliknya, remaja yang mampu menjaga keseimbangan emosi akan lebih siap menghadapi tekanan hidup, lebih mudah beradaptasi, dan mampu membuat keputusan yang tepat.
Kegiatan BRUS yang diikuti oleh 35 orang siswa-siswi SMP Negeri 1 Mandau itu berjalan dengan suasana akrab. Pit Erayanti tidak hanya memberikan materi secara satu arah, tetapi juga membuka ruang interaksi, diskusi, dan berbagi pengalaman, sehingga para peserta merasa nyaman untuk bertanya maupun menyampaikan pendapat.
Dengan suasana kekeluargaan tersebut, para peserta semakin antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka memperoleh wawasan baru tentang bagaimana cara menghadapi masa remaja yang penuh tantangan, sekaligus memahami pentingnya mengelola diri sejak dini.
Program BRUS sendiri merupakan inisiatif bersama antara KUA Kecamatan Mandau dan pihak sekolah untuk memberikan pembinaan komprehensif bagi generasi muda. Tujuannya adalah mencetak remaja Qurani yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan yang dipandu oleh para pemateri ini diharapkan tidak berhenti hanya pada angkatan pertama, melainkan berkelanjutan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.