0 menit baca 0 %

Pit Era Yenti Tekankan Pentingnya Memahami Konsep Keluarga Sakinah

Ringkasan: Mandau (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Mandau Pit Era Yenti memberikan materi tentang membentuk keluarga sakinah pada acara bimbingan perkawinan mandiri angkatan VII Tahun 2025 yang dilaksanakan di KUA kecamatan Mandau Kamis (24/07/2025).Kegiatan bimbingan perkawinan ini bertujuan untuk me...

Mandau (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Mandau Pit Era Yenti memberikan materi tentang “membentuk keluarga sakinah” pada acara bimbingan perkawinan mandiri angkatan VII Tahun 2025 yang dilaksanakan di KUA kecamatan Mandau Kamis (24/07/2025).

Kegiatan bimbingan perkawinan ini bertujuan untuk memberikan bekal bagi calon pengantin yang akan melangsungkan akad  nikah. Calon pengantin  yang hadir dalam kegiatan  bimbingan tersebut sebanyak 15 pasang.

 Pit Era Yenti ditunjuk sebagai nara sumber dalam kegiatan bimbingan perkawianan  anngkatan VII ini dengan materi membentuk keluarga sakinah. Sebelum masuk ke materi Pit Era Yenti mengajak semua peserta bimwin untuk berdiskusi ringan tentang makna keluarga sakinah dan bagaimana ciri-ciri keluarga yang sakinah itu.

 "Keluarga sakinah  merupakan keluarga yang hidup tenang damai dan harmonis. Bukan berarti keluarga yang tidak ada masalah, tetapi keluarga yang mampu mengatasi masalah ketika terjadi, tentu dengan hati yang tenang. Sehingga masalah besar menjadi kecil dan masalah kecil menjadi selesai," jelas Pit Era Yenti.

 “Menikah itu bukan hanya suka dan gembira tapi juga harus kokoh dan mulia. Pernikahan disebut kokoh dan mulia apabila dapat mengantarkan kedua mempelai pada kebahagiaan dan cinta kasih. Pernikahan yang kokoh merupakan pernikahan yang dapat memenuhi kebutuhan keduanya, baik kebutuhan lahir dan batin” ungkap Pit Era Yenti.

 Ia juga menjelaskan “ketika ingin menciptakan keluarga yang sakinah maka calon pengantin atau suami istri harus memahami betul empat pilar penting dalam perkawinan yaitu berpasangan,janji kokoh,perlakuan yang baik dan musyawarah. Dengan menjalankan empat pilar ini mudah-mudahan keluarga yang terbentuk akan menjadi keluarga yang sakinah”.

 Di tengah-tengah penyampaian materi Pit Era Yenti sering menyapa peserta dan memberikan permainan-permainan yang menghibur untuk menyegarkan suasana. Semua peserta sangat tertarik dengan materi yang disampaikan, tidak ngantuk dan tidak membosankan, ungkap Yuga Prayoga seorang peserta bimwin angkatan VII ini.

 “Sesi materi keluarga sakinah ini kita tutup dengan tepuk keluarga sakinah, mudah-mudahan materi yang disampaikan bisa diserap dan dipraktekkan nantinya setelah akad nikah, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah” harap Pit Era Yenti.