0 menit baca 0 %

PKK Kabupaten Kampar Ikuti Zoom Meeting Obras Kain PKK Edisi ke 3 Tentang Penguatan Nasionalisme Untuk Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ringkasan: Kampar ( Humas )--Humas Kemenag Kampar Fatmi, M.Sy sekaligus Wakil Ketua Pokja 1  PKK Kab. Kampar ( Pokja 1) bersama  Ketua Pokja 1  Ibu Harmi Yelmi, MM dan Ibu Nur Asma BA mewakili  Ketua PKK Kab. Kampar  Ibu Ricana Djayanti  Hambali mengikuti zoom Meeting Obrolan Santai Kader Inspiratif ( Ob...

Kampar ( Humas )--Humas Kemenag Kampar Fatmi, M.Sy sekaligus Wakil Ketua Pokja 1  PKK Kab. Kampar ( Pokja 1) bersama  Ketua Pokja 1  Ibu Harmi Yelmi, MM dan Ibu Nur Asma BA mewakili  Ketua PKK Kab. Kampar  Ibu Ricana Djayanti  Hambali mengikuti zoom Meeting Obrolan Santai Kader Inspiratif ( Obras  Kain PKK  yang mengusung tema " Penguatan Nasionalisme Untuk Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 yang berlangsung secara virtual, Kamis, 18 April 2024

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan sampai ke desa-desa dengan Narasumber  Dr. Ninik Rahatu, SH, MS, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Pusat  Drg. Indah Ayu Fara dan moderator   Tintin Ryanti

Dalam sambutannya Ketua TP  PKK Pusat yang diwakili  Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Pusat Drg. Indah Ayu Fara  atas nama  ketua umum TP PKK Pusat dan pengurus menyampaikan selamat idul fitri 1445 H minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin atas kekhilafan dan kesalahan selama ini.

Selanjutnya Indah menyampaikan Nasionalisme  itu adalah suatu paham yang menganggap kesetiawan tertinggi atas tiap pribadi harus disertakan kepada negara kebangsaan ( National State) sebagai sikap mental  dan tingkah laku individu maupun masyarakat yang menunjukkan  adanya loyalitas dan pengabdian  yang tertinggi  terhadap bangsa dan negaranya.

Di zaman yang modern ini  ada anggapan juga tanpa kita  disadari nasionalisme yang ada dimasyarakat  sudah berkurang nilainya atau bahkan  seolah-olah   dianggap tidak penting  lagi ini tejadi dikarenakan faktor modernisasi  serta banyak masyarakat  kita memilih budaya barat dibandingkan budaya sendiri , mereka menganggap bahwa budaya barat lebih modern dari budaya  indonesia miliki.  Kemerosotan nilai leluhur pancasila  hampir terjadi  pada semua masyarakat  dan khususnya generasi muda di kota  maupun  di desa.  Ini kita dapat melihat  hanya sedikit generasi muda menjunjung tinggi nasioalisme. ungkapnya

Sementara Narasumber Dr. Ninik Rahayu, SH, MS selaku Direktur Eksekutif Perkumpulan JalaStoria Indonesia menyampaikan Tahun 2045 Indonesia akan genap berusia 100 tahun ditargetkan indonesia telah menjadi negara maju dan sejajar dengan negara adidaya lainnya . dan juga Indonesia akan mendapatkan  bonus demografi yaitu sebanyak 70?ri total jumlah penduduk Indonesia berada dalam usia proktif ( 15 / 64  Tahun sementara sisanya 30 % merupakan penduduk yang tidak aktif dibawah 14 tahun dan di atas 65 tahun pada priode 2020-2045.

Generasi Emas 2045 merupakan sebuah wacana dan gagasan dalam rangka mempersiapkan para generasi muda Indonesia yang berkualitas berkompeten dan berdaya saing tinggi. Diharapkan gagasan ini akan meninspirasi generasi muda agar lebih bersemangat dalam belajar di segala bidang, ungkapnya Ninik.

Penulis ( Fatmi )