Rokan Hilir (Inmas) – Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru se-Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (22/04/2024).
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari unsur MUI Rokan Hilir serta Pegawai, Guru dan Penyuluh yang berada di unit kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir. Adapun Widyaiswara yang akan mengisi kegiatan ini adalah Jayinto, S. Sos.I.,MA dan Dr. Najamuddin, S.Ag., M.Ag.
Ketua Panitia, Aryati, S.Pd.I dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional yang dilandasi kepribadian dan kode etik Kementerian Agama, kemudian menciptakan Aparatur Sipil Negara yang mampu berperan sebagai pembaharuan dan perekat persatuan dan kesatuan serta memantapkan organisasi sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Adapun sasarannya adalah tersedianya 30 orang peserta yang memiliki pengetahuan tentang Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan yang professional.
"Harapan kami kegiatan ini dapat berjalan lancar. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan disiplin dalam disertai dengan semangat yang tinggi demi terwujudnya hasil yang maksimal" ucap Haryati
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Hasbullah, S.Ag didampingi oleh Kasi PHU, H. Tarmizi, SHI dan Kasi Penmad, M. Syafri Johan, S.Ag.,M.Pd.I. Dalam sambutannya Hasbullah menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru yang telah mentaja kegiatan pelatihan ini.
“Melalui kegiatan yang sangat luar biasa ini kami merespon dengan sangat positif dan kepada peserta harap mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya sampai dengan selesai acara. Ikuti semua ketentuan-ketentuan yang berlaku selama kegiatan diklat berlangsung”. ujar Hasbullah.
“Pada intinya kami menginginkan dari kegiatan ini adanya perubahan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi peserta, kalau selama ini pendekatan kita hanya sebatas pendekatan secara teori, tapi kali ini dengan kegiatan yang maksimal selama 6 hari dengan praktek-praktek dan lain sebagainya pemahaman peserta akan lebih meningkat” tambahnya.
Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan ketukan sebanyak 3 kali oleh Hasbullah dan pengalungan secara simbolis ID Card kepada 2 orang perwakilan peserta oleh Ketua Panitia dan Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir.
Bagi peserta yang telah menyelesaikan seluruh program akan mendapatkan surat keterangan telah mengikuti pelatihan, selain itu selama pelatihan ini berlangsung biaya konsumsi, uang harian dan transportasi peserta dibebankan kepada DIPA Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru. (Humas)