Rokan Hilir (Inmas) – Pada hari Senin (04/03/2024), Pelaksana
Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul,
S.Ag didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Keagamaan
Islam (Papkis) H. Hasbullah S.Ag beserta staf seksi Papkis, Krisminar melakukan
kunjungan ke Pondok Pesantren Asasiyyah yang beralamat di Jl. Nelayan,
Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring
pelaksanaan Uji Kesetaraan Nasional (UKN) pada Pendidikan Kesetaraan Pondok
Pesantren Salafiyah (PKPPS) untuk jenjang Ulya (setara SMA / MA) yang dilakasanakan
mulai tanggal 04 – 07 Maret 2024 dengan menggunakan system Computer Based Test
(CBT) atau tes berbasis komputer.
Khairul ketika ditemui seusai kegiatan monitoring menuturkan bahwa
pelaksanaan UKN PKPPS ini diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat Pendidikan Kesetaraan yang dilaksanakan
secara serentak se – Indonesia dalam rangka mengukur tingkat kualitas peserta
didik Pendidikan kesetaraan.
“Berdasarkan hasil monitoring Alhamdulillah kegiatan UKN PKPPS pada hari ini berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala yang berarti, baik
dari segi jaringan, peserta dan panitia. Kami berharap anak – anak kita para
santri bisa sukses dalam mengikuti ujian ini” ujar Khairul.
Sementara itu Kasi Papkis, H. Hasbullah, S.Ag menyampaikan bahwa terdapat lima Pondok Pesantren di Kabupaten Rokan Hilir yang melaksanakan UKN PKPPS, diantaranya
Pondok Pesatren Asasiyyah di Bagansiapiapi, Â Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah di Simpang
Benar, Pondok Pesantren El Firdaus di Rimba Melintang, Pondok Pesantren Darul
Hadits di Bangko Pusako dan Pondok Pesantren Khulafah Urrasyidin di Bagan Batu
“Pelaksanaan UKN PKPPS pada hari ini dimulai dengan mata pelajaran PPKN pada jam pertama dan dilanjutkan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jam kedua, Alhamdulillah pada jam pertama dan kedua berjalan lancar. Hanya saja mungkin kedepannya perlu dtingkatkan dalam hal ketersediaan sarana dan prasarana, karena saat ini para santri masih menggunakan Handphone Android dan paket data milik pribadi” kata Hasbullah.
Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama Republik Indonesia, Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren, Waryono menyampaikan bahwa penyelenggaraan UKN PKPPS ini
bertujuan untuk; pertama, penjaminan mutu atas proses pembelajaran pada PKPPS.
Kedua, untuk mendapatkan peta kompetensi santri pada PKPPS. Ketiga, sebagai
bahan evaluasi atas proses pembelajaran pada satuan Pendidikan di PKPPS.
(Humas)