Kampar (Humas) - Dalam
rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2024 lalu, Pimpinan
Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Kampar menggelar
perlombaan murid-murid RA tingkat Kabupaten Kampar pada Rabu (22/05/2024)
bertempat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Dengan berbagai macam
perlombaan, acara ini dimulai terlebih dahulu dengan Pembukaan Perlombaan di
Aula Lantai II Kantor Kemenag Kampar sekitar pukul 09.00 WIB. Hadir mewakili
Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, yakni Plh Kasi PAIS
(Pendidikan Agama Islam) H.Masnur, M.Sy yang sekaligus membuka acara secara
resmi.
Turut hadir dalam
pembukaan acara ini tentu saja dari pihak PD IGRA sendiri yaitu Ketua PD IGRA
Kab.Kampar Misirah, S.Pd.I, Ketua Pelaksana Perlombaan Tengku Asmaroni, S.Pd,
MM, para dewan juri Hj.Yurni, Midarwati, Ust.Baidhowi, Ust.Iskandar, dan
Desmawita.
H.Masnur, M.Sy dalam
sambutannya menyampaikan bahwa Pendidikan Usia Dini ini berperan penting dalam
rangka pendidikan literasi muda yang handal. Anak-anak kita pada hari-hari ini
memiliki sebuah panggilan era mereka sendiri, yaitu generasi alpha. Generasi
alpha adalah mereka yang setelah lahir itu sudah dikelilingi oleh
kemajuan-kemajuan teknologi.
"Zaman kita dahulu
Bapak/Ibu, dinamakan dengan generasi X. Yaitu generasi dimana telekomunikasi
dan teknologi itu masih sangat minim sekali. Sementara pada zaman anak-anak
kita saat ini, mereka sudah lahir dalam keadaan bergelimang teknologi, yang
paling dekat dengan kita saja misalnya seperti gadget Handphone. Handphone jika
dimanfaatkan dengan positif benar-benar memberikan banyak kemudahan, namun
untuk anak-anak kita yang masih usia dini, marilah kita sama-sama bijak dalam
memberikan fasilitas tersebut kepada mereka", pesan Masnur.
Masnur juga mengajak
para orang tua / wali murid serta guru-guru RA untuk senantiasa menjaga agar
generasi alpha ini bisa berkembang dengan baik. Mari sama-sama kita kontrol
penggunaan teknologi kepada anak-anak kita.Â
"Saya juga sangat
mengapresiasi inovasi dari guru-guru RA panitia perlombaan ini, yang mana dari
5 perlombaan ini masing-masing sudah mencakup kepada aspek-aspek penting dalam
kurikulum pembelajaran RA, sesuai dengan Pedoman Impelentasi Kurikulum RA dari
Kementerian Agama" ujar Masnur.
Selain itu, Ketua PD
IGRA Kab.Kampar yakni Misirah, S.Pd.I juga menyampaikan rasa terimakasih kepada
seluruh pihak terlibat sehingga acara perlombaan ini bisa dilaksanakan, dan
tahun ini dalam skala yang lumayan besar. Misirah menyampaikan, ada 5 KKRA yang
ada di Kabupaten Kampar dengan total 85 lembaga.
"Di Kabupaten
Kampar belum ada RA yang berstatus RA Negeri. Oleh karena itu, terwujudnya
kegiatan ini dalam skala besar juga tak luput dari dukungan semua pihak
terutama para orang tua/wali murid. Anak-anak kita yang hadir tampil sebagai
perwakilan masing-masing KKRA merupakan yang terbaik dari KKRA nya" ucap
Misirah bangga.
Di sisi lain, sebagai
ketua panitia pelaksana kegiatan, Tengku Asmaroni, S.Pd, MM melaporkan bahwa
peserta yang ikut pada perlombaan kali ini yaitu berjumlah 150 orang. Dan acara
ini merupakan kegiatan yang setiap tahun diadakan.Â
"Tujuan utama dari
kegiatan kita ini adalah untuk memperkuat sillaturahmi, menggali potensi
yang dimiliki anak didik kita sesuai dengan usia dan kemampuannya" ujar
Tengku Asmaroni.
5 Cabang perlombaan pada tahun
ini yaitu Lomba Tahfidz, Lomba Praktek Sholat, Lomba Pildacil, Lomba Menyusun
Angka Arab, dan Lomba Tari Kreasi Zapin Melayu. (Cicy/Fatmi/Agus)