Kampar ( Humas )--Plh. Kasi PAIS Wakili Kakankemenag Kampar, H. Masnur, S.Pd, M.Sy, menghadiri Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah SD/MI yang dilaksanaakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Kampar, Rabu, 8/5/2024.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dr. Yuli Usman, M.Ag, yang didampingi Kabid Pengembangan dan Pembina Pustaka Bambang, S.I.P, M.Si turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili Plh. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H. Masnur, S.Pd, M.Sy serta diikuti oleh 50 orang peserta dari Kepala Sekolah SD/ MI sekab. Kampar .
Sosialisasi diawali dengan laporan panitia yang disampaikan langsung
oleh Kabid Pengembangan dan Pembina Pustaka Bambang, S.I.P, M.Si dalam laporannya menyampaikan agar seluruh perpustakaan harus terakreditasi guna
peningkatan mutu dan kualitas perpustakaan..
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Dr. Yuli Usman, M.Ag menyampaikan bahwa Akreditasi perpustakaan sekolah merupakan peluang bagi perpustakaan sekolah untuk melakukan perbaikan kualitas perpustakaan sekolah. Akreditasi perpustakaan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga pengelola perpustakaan atau pustakawan, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak yang ada di sekolah tersebut. Agar akreditasi perpustakaan sekolah mendapatkan hasil yang maksimal, maka semua pihak yang ada di sekolah tersebut harus bekerjasama dan berinovasi sehingga dapat memperoleh nilai yang maksimal.
Sebagai perpustakaan induk, Dinas Kearsipan dan perpustakaan Daerah Kabupaten Kampar selalu berupaya untuk mendorong perpustakaan sekolah untuk melaksanakan akreditasi perpustakaan.
Selanjutnya Yuli Usman meminta dukungan langsung terhadap Kepala Kantor Kementerian Agama yang turut hadir pada kegiatan ini agar bersama-sama dengan Dispersip Kampar mengelola perpustakaan sekolah menjadi lebih baik lagi.
Menanggapi hal yang disampaikan Kadispersip, Plh. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H. Masnur selaku Perwakilan Kementerian Agama menyatakan akan memberikan arahan serta meminta komitmen kepala madrasah untuk memajukan perpustakaan yang ada di madrasah masing-masing, menurutnya perpustakaan merupakan gudang ilmu yang harus menjadi tempat bagi siswa untuk sering dikunjungi agar penyerapan terhadap pembelajaran lebih optimal.tu perpustakaan di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah, baik milik pemerintah maupun swasta, yang memberikan jasa layanan untuk memenuhi kebutuhan informasi para siswa dan kebutuhan pemenuhan kurikulum para Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan tersebut, dengan mengelola koleksi perpustakaan madrasah berupa buku, terbitan berkala ,dan media lainnya yang cocok untuk tingkatan madrasah tersebut.
Perpustakaan madrasah / sekolah sebagai gudang ilmu pengetahuan dan informasi
selayaknya menjadi tempat sumber belajar yang digunakan oleh guru dan
siswa dalam pelaksanaan pembelajaran. Perpustakaan harus selalu siap
setiap saat untuk menunjang dan terlibat dalam pelaksanaan proses
pembelajaran, baik didalam jam pelajaran maupun di luar jam pelajaran.
Dalam rangka memberikan layanan, perpustakaan diharapkan dapat
memberikan layanan minimal sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan
(SNP). SNP membutuhkan sarana untuk melihat aspek-aspek penyelenggaraan
perpustakaan, apakah sesuai dengan SNP. Adapun sarana yang dibutuhkan
tersebut berupa akreditasi perpustakaan, ungkap Masnur ( Fatmi/Cicy/Ags )