Kampar (Kemenag) โ Plh Kepala Kantor Kemenag Kampar
Ahmad Fadhli menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja oleh
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau. FGD
berlangsung pada Kamis (31/10/2024) di Ruang Rapat Perpustakaan UIN Suska Riau yang
dihadiri lebih kurang oleh 20 orang.
FGD kali ini membahas tentang hasil penelitian dari
Tim Penelitian Dosen UIN Suska Riau tentang Model Pesantren Ramah Anak di
Provinsi Riau-Kepri. Dengan Tim Peneliti Dosen yang terdiri dari 3 orang yakni
Nurhasanah Bakhtiar, Zuhairansyah Arifin, dan Afrida.
โPondok Pesantren merupakan instansi pendidikan
keagamaan yang tentu saja kebanyakan para santri-santri nya merupakan santri
mukim. Oleh karena itu, kebutuhan akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan
terkualifikasi untuk kategori Pesantren Ramah Anak, merupakan hal yang sangat
saya apresiasi dari penelitiannya para dosen di UIN Suska Riau ini,โ ucap
Fadhli.
Sesuai dengan Kepdirjen Pendidikan Islam Nomor 1262
Tahun 2024 Tentang Juknis Pengasuhan Ramah Anak di Pesantren, Pesantren Ramah
Anak merupakan usaha untuk pemenuhan hak anak dan upaya melindungi para santri
yang terintegrasi dengan asrama.
Pondok Pesantren selain merupakan instansi pendidikan
keagamaan juga mempunyai fungsi pengasuhan. Juknis dari Kepdirjen diatas juga
merupakan upaya untuk mempertahankan eksistensi dan fungsi Pesantren serta
memberikan acuan bagaimana memastikan keselamatan santri melalui pengasuhan.
Pengasuhan ramah anak di Pesantren dikembangkan dengan
memanfaatkan pendekatan agama, hak-hak anak, ekologi, psikososial, dan
perlindungan anak. Ini juga guna untuk menjadikan lingkungan sosial yang memenuhi
kelangsungan hidup, tumbuh kembang dan keselamatannya.
FGD berlangsung dengan lancar dan khidmat. Setelah
paparan dari para Tim Peneliti Dosen ini, diharapkan akan dapat memberikan
gambaran dan basis bagi Kementerian Agama khususunya Kemenag Kampar dalam
memetakan pesantren-pesantren yang ramah anak di Kabupaten Kampar.
(Cicy/Fatmi)