0 menit baca 0 %

Plh. Kemenag Kampar diwakili Staf Perencanaan Mengikuti Webinar Anti Korupsi

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-- Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dirhamsyah yang diwakili staf Perencanaan Yunharadi M.Azizi, mengikuti webinar Diseminasi Integritas Anti Korupsi dan Bimbingan Teknis Risk Profiling Gratifikasi. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kemente...

Kampar ( Kemenag )-- Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dirhamsyah yang diwakili staf Perencanaan Yunharadi M.Azizi, mengikuti webinar Diseminasi Integritas Anti Korupsi dan Bimbingan Teknis Risk Profiling Gratifikasi. 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama  RI secara virtual  Kamis (20/6/2024) dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian  Agama  Republik Indonesia  Faisal, sekaligus menjadi Narasumber dengan tema Progress Unit Pengendalian Gratifikasi Tahun 2024.

Webinar ini merupakan bagian dari program Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang menjadi prioritas Kementerian Agama tahun 2024. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan integritas dan mengurangi praktik korupsi di lingkungan Kementerian Agama. 

Dengan adanya diseminasi integritas dan pelatihan teknis ini, diharapkan seluruh pegawai Kemenag dapat memahami dan menerapkan langkah-langkah pencegahan gratifikasi serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.

“Integritas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita. Melalui program ini, kita berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam mencegah korupsi,” ujarnya

Irjen Kemenag RI Faisal menyampaikan Unit Pengendalian gratifikasi Kementerian Agama dibentuk pada tanggal 18 Desember 2013. dan terselenggaranya Perencanaan dan Pelaksanaan UPG di masing-masing Satker. Setiap Pimpinan Satker dapat menjadi Pelopor Gerakan Anti Korupsi dan Gratifikasi di Unit Kerjanya.
Setiap pimpinan Satker harus berkomitmen bersama mencegah dan melaporkan adanya Gratifikasi di Unit Kerjanya

Webinar ini diikuti  lebih kurang 600 orang  peserta yang terdiri dari Satker Kemenag yang tersebar di seluruh Indonesia (Kemenag RI, Kanwil, Kemenag, BDK, Loka dan PTKIN).( Fatmi/Cicy/Ags )