Pekanbaru (Kemenag). Plh. Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru Rialis Kamsa berikan pendampingan dan
sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di MAN 3 Kota Pekanbaru yang di
taja oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau (DP3AP2KB) bersama BKKBN Provinsi
Riau, kamis (5/9/24).
Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 3 Kota Pekanbaru di hadiri Kepala
DP3AP2KB Provinsi Riau Hj. Fariza, Kepala Bidang DP3AP2KB Provinsi Riau
Fitriyani, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Kepala Madrasah Marzuki, Kepala TU
Madrasah Jamaris.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Hj. Fariza.
"Dengan membaca bismillahirahmanirrahim kegiatan Sosialisasi dan
Pendampingan Sekolah Siaga Kependudukan secara resmi dibuka, semoga kegiatan
ini diridhoi oleh Allah SWT", ungkap Kadis.
Sementara itu Rialis menyampaikan "Di Kota Pekanbaru ini madrasah yang kita
kelola berjumlah 213 lembaga, RA 119, MI 41 lembaga, tingkat MTs 44 Lembaga dan
MA 25, diantara jumlah yang begitu banyak yang negri berjumlah 10 lembaga,
dengan semboyan dari Kementerian Agama " Madrasah Maju, Madrasah Bermutu ,
Madrasah Mendunia", ungkap Rialis.
Marzuki sebagai Kepala MAN 3 Pekanbaru menyampaikan perkembangan MAN 3
Kota Pekanbaru, diusia tujuh tahun berdirinya sudah tiga angkatan siswa/i
madrasah yang menamatkan pendidikan di MAN 3 Kota Pekanbaru.
“Kekurangan madrasah yang luar biasa, bertahun-tahun kita lakukan sehingga
di dibentuk perkembangan perencanaan madrasah, alhamdulilah madrasah kita baru,
walaupun usinya masih muda tetapi kualitasnya sudah mulai masa remaja. Hal ini
dapat dilihat indikatornya, kuantitas dari animo masyarakat untuk anaknya masuk
di MAN 3 dalam dua tahun ini sangat luar biasa. Dengan terlaksannya kegiatan
Sosialisasi dan Pendampingan Sekolah Siaga Kependudukan beliau berharap kepada
tenaga pendidik dan kependidikan serta ananda semua ikuti kegiatan ini dengan
sebaik-baiknya sehingga ini penting bagi kita menuju madrasah siaga kependudukan”.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Atribut Pojok Kependudukan oleh
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau kepada Kepala Madrasah Madrasah
dan di tutup dengan foto bersama.Pekanbaru (Kemenag). Plh. Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru Rialis Kamsa berikan pendampingan dan
sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di MAN 3 Kota Pekanbaru yang di
taja oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau (DP3AP2KB) bersama BKKBN Provinsi
Riau, kamis (5/9/24).
Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 3 Kota Pekanbaru di hadiri Kepala
DP3AP2KB Provinsi Riau Hj. Fariza, Kepala Bidang DP3AP2KB Provinsi Riau
Fitriyani, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Kepala Madrasah Marzuki, Kepala TU
Madrasah Jamaris.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Hj. Fariza.
"Dengan membaca bismillahirahmanirrahim kegiatan Sosialisasi dan
Pendampingan Sekolah Siaga Kependudukan secara resmi dibuka, semoga kegiatan
ini diridhoi oleh Allah SWT", ungkap Kadis.
Sementara itu Rialis menyampaikan "Di Kota Pekanbaru ini madrasah yang kita
kelola berjumlah 213 lembaga, RA 119, MI 41 lembaga, tingkat MTs 44 Lembaga dan
MA 25, diantara jumlah yang begitu banyak yang negri berjumlah 10 lembaga,
dengan semboyan dari Kementerian Agama " Madrasah Maju, Madrasah Bermutu ,
Madrasah Mendunia", ungkap Rialis.
Marzuki sebagai Kepala MAN 3 Pekanbaru menyampaikan perkembangan MAN 3
Kota Pekanbaru, diusia tujuh tahun berdirinya sudah tiga angkatan siswa/i
madrasah yang menamatkan pendidikan di MAN 3 Kota Pekanbaru.
“Kekurangan madrasah yang luar biasa, bertahun-tahun kita lakukan sehingga
di dibentuk perkembangan perencanaan madrasah, alhamdulilah madrasah kita baru,
walaupun usinya masih muda tetapi kualitasnya sudah mulai masa remaja. Hal ini
dapat dilihat indikatornya, kuantitas dari animo masyarakat untuk anaknya masuk
di MAN 3 dalam dua tahun ini sangat luar biasa. Dengan terlaksannya kegiatan
Sosialisasi dan Pendampingan Sekolah Siaga Kependudukan beliau berharap kepada
tenaga pendidik dan kependidikan serta ananda semua ikuti kegiatan ini dengan
sebaik-baiknya sehingga ini penting bagi kita menuju madrasah siaga kependudukan”.