Rokan Hilir (Inmas) – Pelaksana Tugas Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, S.Ag membuka kegiatan
Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Rumah Ibadah Angkatan
II bertempat di Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT)
Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (13/05/2024). Pelatihan yang diselenggarakan
oleh Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru ini berlangsung selama 6 hari, mulai
dari tanggal 13 s.d 18 Mei 2024 dan diikuti oleh sebanyak 40 Peserta yang terdiri dari
para pengurus rumah ibadah dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Rokan
Hilir.
Perwakilan Panitia dari Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru,
Tiffani, M.Pd dalam laporannya menyampaikan beberapa tujuan dari pelaksanaan kegiatan
ini, yaitu : a. meningkatkan pemahaman peserta tentang peta dan dinamika
keberagamaan masyarakat di Indonesia, b. meningkatkan pemahaman peserta tentang
kasus – kasus intoleransi, ekstrimisme, kekerasan dan diskriminasi di tingkat
lokal, nasional dan internasional, c. menyadari pentingnya Moderasi Beragama
sebagai strategi untuk mengelola kehidupan, keberagamaan yang berkontribusi secara positif terhadap
kehidupan berbangsa dan bernegara, d. membangun kesadaran untuk merespon
situasi keberagamaan di Indonesia saat ini dan e. melakukan positioning atau
kalibrasi diri dengan keutuhan bangsa.
“Saya mewakili Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru mengucapkan
terimakasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir
beserta jajaran yang telah ikut bekerjasama dengan Loka Diklat Keagamaan
Pekanbaru, selanjutnya Bapak dan Ibu Widyaiswara dan seluruh Peserta Pelatihan.
Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan ini dapat bermanfaat
dan dapat membawa kerukunan di Kabupaten Rokan Hilir” ujar Tiffani.
Disamping itu, Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru, Dr.
H. Khrisfison, S.IPI., M.Pd yang hadir secara langsung pada acara pembukaan
tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah dalam hal Penguatan
Moderasi Beragama telah menggarisbawahi pentingnya memahami moderasi beragama
sebagai landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis. Dalam
kegiatan tersebut berbagai pihak termasuk Kementerian Agama, Kementerian terkait
dan Pemerintah Daerah saling berkolaborasi untuk mengimplementasikan moderasi
beragama.
“Hal ini dilaksanakan dalam rangka menjaga supaya anak cucu
kita kedepan senantiasa rukun pada rumah yang sama, tanah air yang satu, bangsa
yang satu, bahasa yang satu dan menjaga estafet nilai – nilai kebangsaan, itulah
yang dituju oleh moderasi beragama ini “
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, S.Ag dalam arahannya sebelum membuka kegiatan
pelatihan menghimbau kepada peserta untuk dpat mengikuti latihan ini dengan
serius. Menurutnya Pelatihan Penggerak Moderasi Beragama Berbasis Rumah Ibadah hari
ini mengajarkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar apapun agamanya agar
terhindar dari perpecahan dan berbagai konflik keagamaan.
“Moderasi beragama lahir ketika banyaknya muncul pandangan –
pandangan , pendapat – pendapat yang ekstrim ke kiri, ekstrim ke kanan,
radikalisme dan lain sebagainya maka moderasi beragama sangat penting bagi kita”
tutur Khairul.
Sebelum menutup arahannya Khairul menyampaikan ucapan terimakasih
kepada Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru yang telah mengadakan pelatihan ini di
Kabupaten Rokan Hilir, sehingga penggerak moderasi beragama berbasis rumah
ibadah, pengurus rumah ibadah yang hari ini berkecimpung dengan rumah ibadahnya
masing – masing bisa melihat bahwa Moderasi Bergama itu penting dan bisa
dipraktekkan ditengah kehidupan bermasyarakat.
“Moderasi beragama adalah jalan tengah, yang dimoderasi itu
adalah cara pandang beragamanya. Dengan adanya moderasi beragama maka akan
melahirkan toleransi dan sebuah keniscayaan, kebersamaan, kerukunan, ketertiban
dalam sebuah masyarakat yang berbeda beda agama” pungkasnya.
Selanjutnya acara pembukaan Pelatihan Penggerak Moderasi
Beragama Berbasis Rumah Ibadah di Kabupaten Rokan Hilir ditandai dengan
pengalungan secara simbolis ID Card kepada 2 orang perwakilan peserta oleh Plt.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, S.Ag dan Kepala
Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru, Dr. H. Khrisfison, S.IPI., M.Pd, acara ditutup
dengan pembacaan Do’a oleh perwakilan peserta dan sesi foto bersama.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut para Kasi di
Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, yakni Kasi Bimas
Islam, H. Suhaimi, S.Ag, Kasi PHU, H. Tarmizi, SHI, Kasi Papkis, H. Hasbullah,
S.Ag, Kasi Penmad, M. Syafri Johan, S.Ag., M.Pd.I, dan Pengelola Kepegawaian
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Nova Novita, S.AP serta Tim
dari Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru, yakni Ilhamsyah selaku ketua Tim, Tiffani,
M.Pd selaku akademis dan Lani Clara Refiarika, A.Md selaku anggota.
Adapun Widyaiswara ataupun tenaga pengajar yang
berpartisipasi pada Diklat ini terdiri dari Kepala Balitbang RI, Bapak Prof.
Dr. Suyitno Amin, M.Pd, Pengurus MUI
Riau, Dr. H. Suhami M. Shaleh., Lc.,MA, Pengurus Pusat PGI, Jimmy Marcos
Immanuel, Pengurus Pusat KWI, Romo
Agustinus Heru Wibowo, Pengurus Majelis Budhayana Indonesia, Henry Gunawan
Chandra, SE. Pejabat sturuktural dari Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru, Pejabat
struktural dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Kapolres
Kabupaten Rokan Hilir dan Peneliti BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Dr.
Abdul Jamil Wahab, M.Si. (Humas)