Rokan Hilir (inmas)- Dari 32 propinsi yang ikut serta pada MTQ tingkat Nasional ke XVIII di Padang, Sumatra Barat ini, 3 propinsi yang letak geografisnya berbatasan langsung dengan Sumatra Barat. Propinsi Sumatra Utara, Jambi dan Riau. Ibu kota Riau adalah Pekanbaru dan Sumbar adalah Padang. Dengan menggunakan transportasi mobil dari Pekanbaru ke Padang hanya membutuhkan waktu tempuh 7-8 jam.
Peserta MTQ Kafilah Riau berjumlah 54 orang dan 8 peserta asal Kabupaten Rokan Hilir. Dengan menggunakan Bus Pariwisata rombongan bertolak dari Pekanbaru menuju Padang dilepas Gubernur Riau Syamsuar, Selasa (10/11) kemarin.
Usai pembukaan kemarin, Sabtu malam Minggu (14/11), Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Rokan Hilir, Drs. H. Sakolan, M.Ag didampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Khairul, S.Ag dan Humas mengunjungi peserta Kafilah Riau terutama asal Rohil yang diinapkan di Hotel Rocky, Jl. Permindo, Padang.
Dari sekian jumlah kafilah Sulawesi Selatan 8 di antaranya berasal dari Kab. Rohil. Mereka akan bertarung dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional Ke-28 Tahun 2020 yang digelar di Padang Sumatera Barat.
Dengan membawa buah tangan berupa Roti dan buah buahan, Plt dan Kasi Bimas Kemenag Rohil menjumpai 8 peserta asal Rohil dan memberi motivasi sera semangat. Beliau berharap doa warga Rohil dimanapun ia berada semoga kafilah Riau khususnya dari Rohil dapat meraih sukses, Insya Allah.
“Mohon doa semoga anak-anak kita yang hebat dan luar biasa ini membawa medali emas untuk Riau,” katanya.
Dalam sebuah kompetisi apapun jenjang atau levelnya lanjut Plt, hal yang paling menentukan pertama adalah kompetensi/kemampuan, skill/keahlian. Namun saat tampil di depan halayak ramai apalagi level nasional seperti sekarang ini yang juga sangat menentukan adalah mental terutama mental juara.
“Kemampuan itu wajib namun yang tak kalah wajibnya lagi adalah mental. Jadi Bapak pesen sebelum tampil jangan lupa syahadat 3 kali, shalawat 3 kali dan istighfar 3 kali, mudah-mudahan teguh mental kalian, soal juara atau tidak serahkan saja sama penilaian dewan hakim atau juri,” pesannya.
Hanya sekitar 15 menit kunjungan Plt dan Kasi Bimas Islam di berbincang dengan peserta Rohil, karena diantara mereka pagi itu juga harus berangkat menuju arena Musabaqah, pertemuan di akhiri dengan penyerahan bingkisan dan berfose bersama di ruang lobi dan depan hotel. (Nsh)