0 menit baca 0 %

Plt Kakan Kemenag Rohil pantau pelaksanaan AKG, AKK dan AKP

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Plt Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir, Drs. H. Sakolan, M.Ag didampingi panitia asesmen kompetensi kabupaten M. Safri Johan dan Ributi Dewi Kartini, keduanya staf Seksi Penmad memantau pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK) dan Asesmen Kompet...

Rokan Hilir (inmas)- Plt Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir, Drs. H. Sakolan, M.Ag didampingi panitia asesmen kompetensi kabupaten M. Safri Johan dan Ributi Dewi Kartini, keduanya staf Seksi Penmad memantau pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP) pada hari pertama, Jumat (20/11/2020).

Asesmen diikuti oleh 660 peserta dari kuota 802 yang terdiri dari Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah dalam lingkup Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir selama 3 hari (20 s.d. 22 November 2020) yang dilaksanakan di 4 tempat asesmen kompetensi (TAK), yaitu MAN 1 Rohil, Bagansiapiapi, MTs Assyakirin Bangko Pusako, MA Muallimin, Kubu dan MTsN 2 Rohil, Bagan Sinembah.

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu panitia asesmen kabupaten M. Safri Johan. Ia lebih merinci lagi, TAK MAN 1 Rohil jumlah peserta 171 dengan kuota 200 hanya 85,50 persen, TAK MTsN 2 Rohil jumlah peserta 225 dengan kuota 225, terpenuhi 100 persen, TAK MA Muallimin jumlah peserta 54 dari kuota 190 hanya terpenuhi 28,42 persen dan TAK MTs Assyakirin dengan jumlah peserta 210 dengan kuota 187 mencapai 112,30 persen.

Di hari pertama Plt memantau pelaksanaan AK di MAN 1 Rohil. Dengan didampingi Kepala MAN 1 Rohil, Dra. Hj. Rahmawati, M.Pd.I, Plt dan pengawas madrasah Umi Kalsum mengecek persiapan AK dari komputer, jaringan internet sampai kesiapan peserta.

Dalam arahannya sebelum asesmen berlangsung Plt menyampaikan bahwa tujuan asesmen adalah untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki para guru, kepala dan pengawas madrasah sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Perlu kami sampaikan sesuai dengan arahan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani bahwa asesemen kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah ini bertujuan mengetahui tingkat dan gambaran informasi umum kompetensi mereka sesuai standar yang telah ditetapkan”, ucapnya.

“Jadi Asesmen ini menjadi penting dilaksanakan untuk memetakan sebaran dan kompetensi mereka sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)”, tambahnya.

Asesmen juga dilakukan untuk menyusun rapor kompetensi yang akan menjadi acuan pihak terkait dalam pengembangan keprofesionalan guru, kepala dan pengawas madrasah.

Terakhir ia berharap agar para guru, kepala dan pengawas madrasah mengikuti asesmen ini dengan persiapan yang matang sehingga dapat menjawab soal dengan baik.

Adapun Predikat dan Level Pendampingan Asesmen Kompetensi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah, yaitu Mahir (76-100), Terampil (51-75), Cakap (26-50), Berkembang (0-25). Dari predikat dan level inilah diambil kebijakan selanjutnya untuk pelaksanaan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru madrasah, kepala madrasah dan pengawas madrasah.

Usai memantau TAK MAN 1 Rohil, Plt berdua dengan sopirnya melanjutkan pemantauannya di MTs Assyakirin, Bangko Pusako dan MTsN 2 Rohil, Bagan Sinembah. (Nsh)