0 menit baca 0 %

Plt. Kasubbag TU Terima Kunjungan Balai Bahasa Provinsi Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Mewakili Ka. Kankemenag, Plt. Kasubbag TU Rialis, menerima kunjungan dari tim Balai Bahasa Provinsi Riau, Rabu (17/09/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengawasan dan pembinaan penggunaan tata bahasa Indonesia di lingkungan perkantoran.Dalam pertemuan tersebut, tim Bal...

Pekanbaru (Kemenag). Mewakili Ka. Kankemenag, Plt. Kasubbag TU Rialis, menerima kunjungan dari tim Balai Bahasa Provinsi Riau, Rabu (17/09/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengawasan dan pembinaan penggunaan tata bahasa Indonesia di lingkungan perkantoran.

Dalam pertemuan tersebut, tim Balai Bahasa Provinsi Riau yang terdiri dari Afriyendy Gusti, Riyan Nofardo Putra, Adeliany Azfar, Zahra Hafizah, dan Dinar Uji Setyaningrum, meninjau berbagai papan informasi, papan nama ruangan, serta media informasi yang digunakan di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru. Tujuannya adalah memastikan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah yang baik dan benar, terutama dalam ranah administrasi pemerintahan.

Plt. Kasubbag TU menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim Balai Bahasa, karena kegiatan ini sejalan dengan upaya Kemenag Kota Pekanbaru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Penggunaan bahasa yang tepat sangat penting, karena selain mencerminkan citra kelembagaan, juga menjadi bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Riau menegaskan bahwa pengawasan bahasa bukan sekadar koreksi, tetapi juga pembinaan agar instansi pemerintah semakin konsisten menggunakan bahasa Indonesia sesuai aturan. Disamping itu, dalam kunjungan ini, Afriyendy Gusti selaku perwakilan Balai Bahasa juga secara simbolis memberikan buku panduan dan ketentuan teknis operasional, juga buku peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terkait pedoman pengawasan penggunaan Bahasa Indonesia.

“Saya melihat Kementerian Agama ini sudah bagus dalam penggunaan tata bahasanya, rencanna kedepan setelah dilakukan pengawasan dann survei ini, Balai Bahasa inngin bersinergi dalam sebuah program yang berkelanjutan sehingga nantinya dapat berguna untuk pembinaan kepada masyarakat ,” jelasnya.

Pada kegiatan pengawasan bahasa ini, tim balai Bahasa juga secara langsung mensurvei papan nama, papan informasi yang biasa ddilihat oleh masyarakat, dan pertemuan juga diakhiri dengan diskusi ringan.