Rokan
Hilir (inmas)- Manusia datangnya dari Allah dan kembali juga kepangkuan Nya.
Betapa cinta dan sayangnya manusia terhadap pasangannya namun Allah pasti lebih
menyayangi dan mencintai.
Tetes
demi tetes butiran bening tampak bergulir haru dari pelupuk mata H. Asyura,
tangisan duka Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan
tumpah seketika, tatkala mata sang istri Hj. Nusaibah terpejam dengan senyuman
dan pergi untuk selama-lamanya menemui panggilan Illahi.
Tepat
di hari Sabtu (12/12), pasangan yang telah memberikannya sepasang anak
menghembuskan nafas terakhir di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru. dimana almarhumah
sempat menjalani rawat inap selama beberapa hari akibat tumor yang diderita.
Pelaksana
tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Sakolan Khalil
yang turut melayat ke rumah duka beserta jajarannya menyampaikan empati dan
duka yang mendalam atas kepergian istri tercinta Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih
Tanjung melawan itu. Dihadapan keluarga besar ahli musibah dan ratusan pelayat,
beliau beserta keluarga besar instansi turut mendoakan alamarhumah semoga husnul
khatimah dan Allah menerima segala amal ibadahnya di dunia serta mendapatkan
tempat yang terbaik di sisi Nya.
Katanya, kematian ataupun ajal merupakan takdir dan keputusan Allah yang tidak dapat diganggu gugat walau sedetik waktu diminta. Segala upaya manusia yang telah dilakukan tetapi jika Dia telah berkehendak siapapun tidak dapat menghalanginya. Baginya kematian juga merupakan pelajaran kepada seluruh manusia agar dapat mempersiapkan bekal diri dengan baik sebelum maut menjemputnya.
H. Sakolan
juga meminta kepada H. Asyura dan keluarga untuk senatiasa dalam keadaan sabar,
tabah dan keimanan yang tinggi dalam menghadapi musibah. Kepergian almarhumah
hendaknya diiringi dengan doa dan baik sangka terhadap kuasa Sang Khalik. (Nsh)