0 menit baca 0 %

Plt.Penyelenggara Budha Hadir Dan Ikuti Pembacaan Kitab Dhammapada Secara Serentak

Ringkasan: <!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-ID X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband...

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-ID X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-US;} </style> <![endif]-->

Bengkalis (Kemenag)- Plt.Penyelenggara Budha Kemenag Bengkalis H Ismail hadiri pembacaan Kitab Suci Dhammapada bersama umat  Budha se-Kecamatan Bengkalis secara serentak di seluruh Indonesia pada Minggu, (15/6/2025). di Gedung Vihara Dharma Jati Bengkalis

Kegiatan yang di gelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama (Kemenag)  RI dilakukan sebagai rangkaian Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 M.

Kegiatan ini berlangsung pukul 07.30 WIB hingga delapan jam ke depan. Veri selaku staf penyelneggara buddha Kemenag Bengkalis  yang hadir pada kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pembacaan kitab suci merupakan bagian dari upaya internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Veri, Kitab Dhammapada merupakan salah satu kitab yang paling populer di kalangan umat Buddha di Indonesia, karena mengandung ajaran kehidupan yang mudah dipahami dan dipraktikkan.

"Kita semua punya kewajiban untuk mendekatkan diri pada ajaran agama yang kita yakini. Pembacaan kitab suci ini adalah bentuk cinta kita pada agama, yang harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata,"jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi umat Buddha untuk terus memperdalam pemahaman spiritual sekaligus memperkuat praktik keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Mudah-mudahan dengan pembacaan kitab suci ini menjadi bagian kita mencintai agama kita, mencintai acara kita, yang kemudian kita bisa laksanakan, kita praktikkan," kata dia.