Kemenag (Riau) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Muliardi didampingi Pembimbing Masyarakat Kristen Armin Antoni Silaban membuka kegiatan Pembekalan dan Pembinaan Penyuluh Agama Kristen di Lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Riau tahun 2025 pada Kamis (10/07/2025) di Angkasa Garden Hotel Pekanbaru.
Acara yang ditaja oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh)
Agama Kristen bersama Bimas Kristen Riau ini berlangsung selama dua hari Kamis-Jumat,
10-11 Juli 2025 dan dihadiri sebanyak 56 orang peserta. Adapun peserta yang
mengikuti kegiatan ini meliputi 50 orang Penyuluh Agama Kristen PPPK dan CPNS dari Kabupaten / Kota dan 6 orang Penyelenggara Kristen Kemenag Kabupaten/Kota
se-provinsi Riau.
Mengawali arahannya, H. Muliardi menyelamati Penyuluh Agama
Kristen PPPK yang baru dilantik pada tahun 2025 ini dan menyemangati para
Penyuluh Agama Kristen dalam bekerja dan berpelayanan di tengah masyarakat. Lebih
lanjut H. Muliardi mendorong para Penyuluh untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan
kompetensinya.
“Penyuluh Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama di
masyarakat, untuk itu melalui pembekalan ini diharapkan para penyuluh dapat
meningkatkan kompetensinya dan tidak hanya itu saja tetapi memahami kode etik
ASN, menguasai aturan-aturan, loyalitas, dan pengabdian bagi negara.” Ujar Ka.Kanwil
H. Muliardi
H. Muliardi juga mengingatkan agar para Penyuluh dapat memahami
dan mengamalkan 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama agar masyarakat menerima
output pelayanan yang terbaik.
“Pelayanan Penyuluh Agama dalam memberikan pembinaan rohani
harus dapat menyentuh masyarakat di tiap kecamatan, dan Bapak/Ibu harus dapat
memahami dan mengamalkan 5 nilai budaya kerja kementerian agama agar pelayanan
yang diberikan adalah pelayanan yang terbaik” Papar Ka. Kanwil H. Muliardi
Adapun tujuan dari kegiatan Pembekalan dan Pembinaan Penyuluh
Agama Kristen di lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Riau dijelaskan oleh Pembimas
Kristen Armin yakni untuk memperlengkapi para Penyuluh Agama Kristen baik
secara teknis maupun spiritual agar menjadi Penyuluh Agama yang berdampak.
“Kegiatan pembekalan dan pembinaan ini kita selenggarakan untuk
memperlengkapi para Penyuluh Agama Kristen baik secara teknis, kompetensi, dan
spiritual agar dapat menjadi Penyuluh yang berdampak di tengah masyarakat.”
Jelas Armin
Ketua Pokjaluh Agama Kristen Risda Hasugian juga mengungkapkan
bahwa kegiatan pembekalan dan pembinaan Penyuluh Agama Kristen sangat berguna
bagi Para Penyuluh Agama Kristen selain untuk meningkatkan kompetensi Penyuluh
dalam menjalankan tupoksinya juga untuk memperlengkapi para Penyuluh agar mampu
memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan materi pembekalan dan pembinaan yang disampaikan oleh beberapa narasumber yakni Sosialisasi UU ASN No. 20 Tahun 2023 oleh Kepegawaian Kanwil Kemenag Prov. Riau, Fadli, Peningkatan kinerja Penyuluh Agama Kristen sesuai dengan Juknis Jabatan Penyuluh Agama Kristen Nomor 437 Tahun 2024 oleh Kasubdit Penyuluh Ditjen Bimas Kristen RI Efendy Hutabarat, dan Isu-Isu strategis Program Bimas Kristen dan tantangan Penyuluh Agama Kristen di Provinsi Riau oleh Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban.
Tampak hadir dalam kegiatan ini, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Riau H. Muliardi, Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban, Kasubdit Penyuluh Ditjen Bimas Kristen RI Efendy Hutabarat, Ketua Pokjaluh Agama Kristen Risda Hasugian, Penyelenggara Kristen Kemenag Kota Dumai Osti Sirait, Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Pelalawan Jernih Simatupang, Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Siak Denggan Simatupan, Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Rokan Hulu Rode Manurung, Penyelenggara Kristen Kemenag Kab. Bengkalis Ronauli Siahaan, mewakili Kemenag Kab. Kampar Edi Yen Piter Silaban, Staff Bimas Kristen Eronika Damanik, dan Penyuluh Agama Kristen PPPK dan CPNS dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau. (ian)