Pekanbaru (Kemenag).
Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Neny Sunarti, melaksanakan
kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada para pengawas
madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, pada Senin (10/11/2025),
bertempat di Aula Kemenag Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan
tindak lanjut dari partisipasi Neny Sunarti dalam kegiatan Sosialisasi Nasional
Kurikulum Berbasis Cinta yang sebelumnya digelar di Jakarta pada Oktober lalu.
Dalam kesempatan tersebut, ia menularkan pemahaman dan semangat implementasi
Kurikulum Berbasis Cinta kepada para pengawas dan guru madrasah di wilayahnya.
Dalam paparannya, Neny
Sunarti menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan
pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, penghargaan terhadap
keberagaman, serta pembelajaran yang menyentuh aspek hati, bukan hanya
pengetahuan semata.
โKurikulum Berbasis
Cinta mengajarkan kita untuk menghadirkan suasana belajar yang memanusiakan
peserta didik. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menumbuhkan
karakter, empati, dan semangat kebersamaan,โ ujar Neny dalam arahannya.
Ia juga menambahkan
bahwa pengawas madrasah memiliki peran strategis dalam mengawal penerapan
konsep ini di satuan pendidikan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pengawas
diharapkan dapat membantu guru memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai
cinta dalam kegiatan belajar-mengajar, baik di kelas maupun di lingkungan
madrasah secara keseluruhan.
Kegiatan sosialisasi
berlangsung interaktif, di mana para pengawas madrasah aktif berdiskusi
mengenai strategi penerapan KBC di lapangan serta berbagai tantangan dalam
membangun budaya belajar yang berlandaskan cinta dan keteladanan.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan para pengawas madrasah semakin siap menjadi agen perubahan dalam
menghadirkan pendidikan madrasah yang berkarakter, humanis, dan berlandaskan
cinta, sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan madrasah hebat
bermartabat.