0 menit baca 0 %

Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang Gelar Seminar dan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-- Sebanyak 65 orang Guru Pondok Pesantren Pondok Pesantren Daarun Nahdhah BangkinangTingkat MTs dan MA mengikuti seminar dan workshop implementasi kurikulum merdeka yang digelar, Senin, 29/7/2024. Dalam sambutan pembukaannya, pimpinan pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bang...

Kampar ( Kemenag )-- Sebanyak 65 orang Guru Pondok Pesantren Pondok Pesantren Daarun Nahdhah BangkinangTingkat MTs dan MA mengikuti seminar dan workshop implementasi kurikulum merdeka yang digelar, Senin, 29/7/2024. 

Dalam sambutan pembukaannya, pimpinan pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang Rusdi Nur menyampaikan bahwa kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang memberikan kebebasan kepada guru dan murid untuk berkreasi dalam proses belajar mengajar.

“Dengan kurikulum merdeka, kita menjadi merdeka belajar dan merdeka mengajar. Guru dan murid bisa mengembangkan materi pelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka,” ujar Rusdi Nur

Disamping itu Rusdi Nur menekankan bahwa  untuk menjadi madrasah maju  berinovasi  harus melakukan banyak perubahan yang terpenting memperhatikan sumber daya manusianya, baik tenaga pendidik dan tenaga non kependidikan harus profesional, dan kerjasama dengan orang tua wali murid harus terus terjalin agar senantiasa membawa manfaat .

" workshop ini diharapkan dapat menghasilkan kreativitas guru, yang dapat dinikmati oleh seluruh santri. Selain itu, workshop ini juga diharapkan dapat membuat santri lebih aktif dan tidak beku dalam belajar. pada kesempatan ini juga saya selaku pimpinan pondok menyampaikan ucapan terima kasih kepada narsumber, Taufik Bambang atas waktu dan pencerahan yang diberikan dalam acara ini".

Turut hadir Kepala Madrasah Aliyah Taufiq dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum Ani Fudhlah. Kegiatan ini  berlangsung selama dua hari mulai hari ini tanggal 29 sampai dengan 30 Juli 2024. ( Fatmi/Cicy/Ags )