0 menit baca 0 %

Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan Pusat Vaksinasi Merdeka Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah di Kuantan Singingi

Ringkasan: Kuansing ( inmas )  Bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Ahmad Dahlan Teluk Kuantan, Jalan Belibis Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, sebanyak 616 orang peserta penerima vaksin mengikuti vaksinasi dalam pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Si...

Kuansing ( inmas )  Bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Ahmad Dahlan Teluk Kuantan, Jalan Belibis Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, sebanyak 616 orang peserta penerima vaksin mengikuti vaksinasi dalam pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden RI serentak untuk Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah, pada hari Senin(6/9) dan Selasa (7/9) merupakan hari puncak vaksinasi.



Dimana kegiatan pada puncak hari selasa dilakukan dengan Zoom Meeting dalam Rangka Pembukaan Vaksinasi Serentak Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden RI yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo.



Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Kuansing Andi Putra SH MH, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi, Kajari Kuansing Hadiman SH MH, Pj Sekda Kuansing DR Agus Mandar SSos MSi, Pabung Kodim 0302 Inhu-Kuansing Mayor Inf Soaduon Nababan SH, Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kuantan diwakili Agung Rifqi Pratama SH, Ketua Pengadilan Agama diwakili Wakil Ketua Genius Virades SH, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jafrinaldi AP MIP, Pimpinan Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan H Mulkan Sarin Lc MA, Kabag Ops Polres Kuansing Kompol Erde Dianto SH, Kabag Sumda Polres Kuansing Kompol Yanuardi SH MH serta Para perwira, personil Bag Sumda dan perwakilan Sat Polres Kuansing.



Dalam arahannya, Presiden RI Ir H Joko Widodo menginstruksikan untuk kegiatan vaksinasi agar segera disalurkan dan dihabiskan kepada seluruh masyarakat.

"Apabila vaksin habis atau kurang, segera dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan," tegas Presiden Jokowi.



Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi juga memberikan apresiasi kepada Polri yang membantu melaksanakan kegiatan vaksinasi, sehingga dapat disalurkan.

"Terimakasih untuk Polri yang telah membantu pelaksanaan kegiatan Vaksinasi serentak di pondok pesantren dan rumah ibadah," ucap Jokowi.



Orang nomor satu di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, berharap agar setelah vaksin dilakukan bisa dilakukan proses belajar mengajar tatap muka dilakukan di sekolah-sekolah.

"Setelah kegiatan Vaksinasi ini semoga proses belajar mengajar bisa dilakukan dengan cara tatap muka nantinya," ucap Presiden Jokowi berharap.

Meski demikian, Presiden Jokowi juga meminta agar tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes) sesuai dengan aturan Satgas Percepatan Penangan Covid-19.

"Meski sudah di lakukan vaksinasi, tetap untuk selalu menjaga Protokol kesehatan di setiap melaksanakan kegiatan," pinta Jokowi.



Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi selaku Kapolres yang bertugas lebih kurang bulan di Kota Jalur dalam pelaksanaan Vaksin yang dimulai dari saat sosialisasi sampai koordinasi sangat super aktif langsung berperan dilapangan lokasi vaksin di Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan.


Semula kegiatan vaksinasi serentak akan dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 02 September yang lalu dan akhirnya di undur pada hari senin dan selasa kemaren.



Salah seorang peserta vaksin asal Serosah yaitu siswa SMA N.1 Teluk Kuantan menjelaskan bahwa motivasi untuk ikut vaksin yaitu "agar terhindar dari ganasnya virus corona dan juga sebagai prasyarat untuk mengikuti belajar tatap muka besok" ujar Ahmad Fauzi Dwiyono


"Selama kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 September 2021 di Ponpes KH Ahmad Dahlan, sebanyak 616 dosis sudah di suntikan kepada santri/santriyah, siswa dan pengajar, dari data terakhir dari pihak Dinkes.

"Dosis pertama sebanyak 613 orang, sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 3 orang, yakni 2 Masyarakat Umum dan 1 remaja. Total Dosis pertama dan kedua secara keseluruhan sebanyak 616 orang. (Humas/Dhy MAD)