Siak (Kemenag). Semarak Haflah Akhirussanah ke-11 di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin semakin meriah dengan digelarnya turnamen futsal antar SD/MI pada Sabtu (15/02/25). Turnamen ini secara resmi dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Riyadus Sholihin Delima Jaya, Toni Yufida dan akan berlangsung selama dua hari ke depan.
Dalam sambutannya, Toni Yufida menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi antar sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah sekitar. Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas dan kerja sama tim bagi para peserta.
"Kami berharap melalui turnamen futsal ini, para siswa tidak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, dan disiplin yang akan berguna bagi mereka di masa depan," ujar Ketua Yayasan ini.
Turnamen futsal PPRS CUP 1 ini diikuti oleh 13 Team dari Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah yang tersebar di Kecamatan Kerinci Kanan, Lubuk Dalam Kabupaten Siak dan Kecamatan Delik Kabupaten Pelalawan. Setiap tim akan bersaing dalam pertandingan yang digelar di lapangan futsal pondok pesantren Riyadus Sholihin.
Antusias peserta dan penonton terlihat begitu tinggi sejak kick off pertandingan pertama dimulai. Dukungan meriah dari para guru, santri, dan wali murid yang hadir menimbulkan kesan semangat yang luar biasa. Atmosfer kompetisi sudah terasa seru dengan para pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Menurut Ustadz Dion, sebagai ketua panitia penyelenggara, turnamen ini akan berlangsung selama dua hari ke depan dengan sistem temu atau turnamen. Sistem inilah yang akan menyaring tim-tim terbaik hingga babak final. Pemenang turnamen nantinya akan mendapatkan trofi serta penghargaan dari Pondok Pesantren sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam kompetisi ini.
Selain itu, semua peserta juga mendapatkan voucer istimewa senilai dua ratus ribu rupiah. Voucer ini bisa ditukarkan untuk mengambil formulir pendaftaran, apabila nantinya siswa yang bersangkutan mendaftarkan diri untuk mondok di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin.
Dengan adanya turnamen ini, diharapkan tidak hanya lahir bibit-bibit atlet berbakat, tetapi juga semangat kebersamaan yang semakin erat di antara para peserta. “Selamat bertanding kepada seluruh tim, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan dan karakter anak-anak bangsa”, pungkas Ustadz Dion. (Rois/Fz)