Tembilahan (Inmas) - Pondok Pesantren Shadiqul Amin yang berada di Desa Teluk Tuasan Kecamatan Gaung Anak Serka dikunjungi oleh Kasi PD Pontren Kemenag Inhil, H Arifin SAg MA didampingi Staf Bakhtiar MA, Sabtu (10/7) sekitar jam 12:00 Wib.
Informasi yang diterima Tim Inmas, bahwa kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kesiapan pondok layak atau tidaknya untuk mendapatkan izin operasional tingkat Wustha. Dalam hal ini di cek kondisi pisik bangunan, kesiapan pengajar dan santrinya.
Kehadiran Kasi PD. Pontren disambut dengan kompang yang melantunkan shalawat Nabi, juga disambut langsung oleh kyai Uci Sanusi beserta para asatidnya dan juga para santrinya.
Kasi PD. Pontren dalam salah satu arahannya menyampaikan pentingnya kajian kitab kuning yang merupakan salah satu ciri khas sebuah pondok pesantren.
Kalau melihat dari kondisi yang ada, Ponpes ini layak mendapatkan izin Wustha, apalagi infrastruktur sangat menunjang, dimana untuk internet tidak menjadi kendala, dimana terlihat tower telepon hanya berjarak sekitar 100 meter saja dari pondok ini.
Kyai, Uci Sanusi menyampaikan bahwa operasional selama ini diperoleh dari donasi masyarakat dan hasil penjualan pinang dan para gurunya memang mengikhlaskan diri dalam mengajar sehingga guru selama ini tidak di gaji.dan kebutuhan hidup sehari hari dari hasil kebun pinang.
Kakan Kemenag Inhil H.Harun dalam salah satu komentarnya tentang kunjungan ini menyampaikan salam hormat kepada kyai pondok dan seluruh guru/asatidnya. ***(Yar/Utar/Hd)