0 menit baca 0 %

PP At Taufiq Angkat Kearifan Lokal dalam Program P5P2RA

Ringkasan: Kampar (Kemenag)- Dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka, MTs dan MA PP. At Taufiq Petapahan, melaksanakan Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) mengambil  Tema "Kearifan Lokal: Eksplor Flora dan Kuliner Tradisional" bertempat di Lembah Harau Sumbar, 25...

Kampar (Kemenag)- Dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka, MTs dan MA PP. At Taufiq Petapahan, melaksanakan Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) mengambil  Tema "Kearifan Lokal: Eksplor Flora dan Kuliner Tradisional" bertempat di Lembah Harau Sumbar, 25 September 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri dan guru MTs/MA PP. At Taufiq.

Dalam Tausiyahnya, pra keberangkatan, Ustaz Alpian selaku Kepala MA At Taufiq sekaligus penanggung jawab kegiatan Tingkat MA, menyampaikan bahwa: pertama Kegiatan P5RA ini merupakan implementasi dari kurikulum Merdeka yang telah diterapkan pada satuan pendidikan madrasah Aliyah At Taufiq mulai tahun pelajaran 2024-2025 ini.

"Kedua dengan adanya pelaksanaan P5RA di luar provinsi Riau yang jaraknya lebih dari 85 KM, santri dapat mengaplikasikan ilmu yang dia terima dari guru mapel fikih yaitu pelaksanaan shalat Qashar/Jamak Zuhur-Ashar dan Maghrib-Isya dipandu langsung oleh guru PAI,  Kusaini dan Muhammad Zikri," jelasnya.

Selanjutnya, Sukardi, Kepala Madrasah  Tsanawiyah PP  At Taufiq, menyampaikan bahwa diantara tujuan kegiatan P5RA ini, santri dapat mengamalkan zikir/doa yang pernah nabi Muhammad SAW ajarkan kepada para sahabatnya seperti membaca doa naik kenderaan, doa sebelum safar, doa pulang safar, dzikir ketika jalan mendaki, dzikir ketika jalan menurun dan doa lainnya yang telah mereka pelajari dari kitab Hisnul Muslim.

"Lain ladang, lain belalang, lain lubuk, lain ikannya, pribahasa ini tepat sekali dalam menghargai keberagamaan budaya di Nusantara ini. Dengan P5RA, Santri dapat menghargai kearifan lokal daerah lain, makanan, budaya, adat-istiadat, bahasa dan lain sebagainya sebagai aplikasi firman Allah dalam surat Al Hujurat:13 yang artinya :"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti," ungkap Sukardi

Berkat Rahmat Allah SWT, Kegiatan ini berjalan dengan sukses serta mendapatkan respon positif dan penuh semangat dari seluruh santri. ungkap Sukardi. (Fatmi/cicy/Ags)*