Kampar ( Kemenag )--Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tanjung Berulak kembali menggelar acara yang penuh makna dengan mengangkat tema “Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan padahari ini Kamis, 27/2/2025 dihadiri oleh Pimpinan Pondok Marzuki, M.Ag, Kepala Madrasah, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan dan santri serta H. Syamsuatir, menjadi penceramah yang memberikan tausiyah .
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan dengan merdu oleh salah satu santri. Peringatan Isra' Mi'raj kali ini dipenuhi dengan suasana khidmat. Dalam tausiyahnya, H. Syamsuatir menjelaskan makna besar di balik peristiwa Isra’ Mi’raj yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam. Beliau menekankan bahwa Isra’ Mi’raj mengandung pesan untuk selalu menjaga ketakwaan kepada Allah, meningkatkan kualitas ibadah, dan menjadikan shalat sebagai tiang agama.
"Isra' Mi'raj adalah momen penting yang harus kita hayati, karena di dalamnya terdapat petunjuk hidup bagi umat Islam. Dari peristiwa ini, kita diajarkan tentang pentingnya menjaga komunikasi dengan Allah melalui shalat yang benar dan penuh kesungguhan," ujar H. Syamsuatir di hadapan para jamaah yang khusyuk mendengarkan.
H. Syamsuatir juga mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran bahwa kehidupan Nabi Muhammad SAW adalah contoh teladan yang harus kita ikuti, baik dalam menghadapi ujian hidup maupun dalam menjalani ibadah sehari-hari.
Selanjutnya Syamsuatir menyampaikan mengenai pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh semangat untuk meningkatkan ibadah.
"Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi lebih dari itu. Ramadhan adalah waktu untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedekatan kita dengan Allah, dan memperbanyak amal kebaikan. Mari kita manfaatkan bulan ini untuk memperbaiki kualitas hidup kita baik secara spiritual maupun sosial," tambahnya.
Menurut H. Syamsuatir, menyambut Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menata hati dan pikiran, agar segala amal ibadah yang dilakukan selama bulan suci itu dapat diterima oleh Allah SWT. "Dengan berpuasa, kita bisa merasakan bagaimana penderitaan sesama yang kurang mampu, dan ini mengingatkan kita untuk lebih peduli terhadap orang lain," katanya..
H. Syamsuatir juga mengingatkan agar semua santri dan warga pesantren tidak hanya fokus pada ibadah pribadi selama bulan Ramadhan, tetapi juga memperhatikan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. "Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana kita diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan berbuat baik kepada orang lain," ungkapnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Tanjung Berulak, Marzuki M.Ag, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada H. Syamsuatir,yang telah berkenan hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Abuya Syamsuatir yang telah memberikan tausiyah yang sangat bermakna untuk kami semua. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat membawa manfaat bagi kita semua dan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas ibadah kita, terutama di bulan suci Ramadhan."
Selain itu, Marzuki juga mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh santri yang hadir dalam acara ini. "Semoga kita semua bisa menjalani bulan Ramadhan ini dengan penuh semangat dan kesungguhan dalam beribadah," ujarnya.
Acara yang diakhiri saling maaf-maafan. Dalam suasana yang penuh kehangatan, para santri, guru, dan pengurus pondok saling bermaafan, menyucikan hati, serta menyambut bulan suci Ramadhan dengan jiwa yang bersih. "Mari kita bersihkan hati kita sebelum menyambut Ramadhan. Dengan saling memaafkan, kita bisa menjalani ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan," pesan Marzuki ( Fatmi/Anderson )