0 menit baca 0 %

PPMTI Tanjung Berulak Jadi Lokasi Posyandu Remaja: Santri Dapat Pembinaan Kesehatan dari Puskesmas Kampar

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Pondok Pesantren adrasah Tarbiyah Islamiyyah (PPMTI) Tanjung Berulak terus menunjukkan komitmennya dalam membina santri tidak hanya dalam bidang keilmuan dan keagamaan, tetapi juga dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan remaja. Hal ini terlihat dari terselenggaranya kegiatan Po...

Kampar ( Kemenag )---Pondok Pesantren adrasah Tarbiyah Islamiyyah (PPMTI) Tanjung Berulak terus menunjukkan komitmennya dalam membina santri tidak hanya dalam bidang keilmuan dan keagamaan, tetapi juga dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan remaja. Hal ini terlihat dari terselenggaranya kegiatan Posyandu Remaja yang digelar oleh Puskesmas Kampar di lingkungan pesantren, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh santri tingkat MTs dan MA PPMTI, dengan melibatkan tim kesehatan dari Puskesmas Kampar yang terdiri atas Bidan Eka Afria Nita, S.Keb, Indah Sri Wahyuni, Amd.Kes., SKM, Fitra Rahmatillah, SKM, dan Riska Alfa Utari, Amd.Keb., SKM. Mereka hadir memberikan layanan kesehatan dasar, penyuluhan, serta konseling kepada para santri.

Posyandu Remaja ini menjadi wadah penting bagi para santri untuk memahami dan menjaga kesehatan diri di tengah kehidupan berasrama. Para petugas memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pentingnya pola makan seimbang, serta pencegahan penyakit menular di lingkungan pesantren.

 “Santri yang sehat akan belajar dengan semangat dan beribadah dengan khusyuk. Kesehatan menjadi bagian dari pendidikan karakter di PPMTI,” ujar salah satu petugas kesehatan, Bidan Eka Afria Nita.

Kegiatan ini disambut positif oleh seluruh keluarga besar PPMTI Tanjung Berulak. Kepala MTs PPMTI, Yusmarda, dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama antara santri, guru, dan lembaga.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas Kampar yang sudah hadir memberikan edukasi dan pelayanan kepada santri kami. Di pesantren, para santri hidup bersama di asrama, sehingga kebersihan diri dan lingkungan menjadi hal yang sangat penting,” tutur Yusmarda

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan visi PPMTI yang menekankan keseimbangan antara pembinaan spiritual, intelektual, dan fisik santri. Dengan adanya kegiatan Posyandu Remaja, santri diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengamalan nilai-nilai Islam.

Selain pemeriksaan kesehatan, para santri juga mendapatkan konseling remaja tentang gaya hidup sehat, kesehatan mental, serta pentingnya mengelola stres dan emosi dengan baik di lingkungan pesantren.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Santri PPMTI harus menjadi contoh, bukan hanya dalam akhlak dan prestasi, tetapi juga dalam perilaku hidup sehat,” tutup Yusmarda.

Melalui kegiatan ini, PPMTI Tanjung Berulak kembali menegaskan perannya sebagai pesantren yang peduli terhadap pembinaan karakter dan kesehatan santri, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah