Bathin Solapan (Kemenag) –
Upaya agar para siswa dapat merasakan dan mempraktikkan prinsip-prinsip
demokrasi secara langsung, MTs Terpadu Duri menggelar pemilihan Ketua OSIM Masa
Bhakti 2025/2026 Sabtu (18/01/2025) di lingkungan madrasah.
Pemilihan Ketua OSIM tersebut
digelar layaknya sebuah pilkada dan merupakan bagian dari Program Penguatan
Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lilalamin (P5RA) kurikulum merdeka dengan
tema “Suara Demokrasi”.
Kegiatan pemilihan dimulai
dari pukul 07.00 WIB/ selesai dengan penuh antusiasme. Tampak seluruh siswa kelas
7, 8 dan 9 hadir saat pencoblosan untuk memberikan suara mereka pada pemilihan
tersebut.
Proses pencoblosan berlangsung
di mushalla madrasah sekaligus ruang serbaguna madrasah yang telah disiapkan,
lengkap dengan bilik suara dan kotak suara untuk menjaga kerahasiaan dan
kejujuran hasil pemilihan.
Sebelum hari pencoblosan, calon
ketua OSIM telah terlebih dahulu menjalani tahap seleksi, kampanye dan debat
kandidat. Setiap calon ketua OSIM MTs terpadu Duri diberikan kesempatan untuk
menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka kepada seluruh siswa. Sedangkan
pada tahap Kampanye, setiap calon ketua melakukan dengan cara-cara kreatif,
seperti melalui poster, pidato sehingga seluruh siswa dapat mengenal lebih
dekat calon pemimpin mereka.
Terdapat lima calon ketua
OSIM yang bertarung untuk memperebutkan posisi ketua OSIM masa bhakti 2025/2026
yaitu Havif Rahman, Muhammad Fadillah, Qiyano, Randi Dana dan Diki Aditia.
Setiap calon ketua berkompetisi dengan semangat positif.dengan membawa program
unggulan yang difokuskan pada pengembangan prestasi siswa, penguatan
nilai-nilai religius, serta peningkatan kualitas lingkungan sekolah.
Proses pencoblosan dilakukan
secara langsung dengan cara setiap siswa diberi kartu suara yang berisi nama
dan foto calon Ketua OSIM. Mereka memilih dengan mencoblos calon yang menurut
mereka layak untuk menjadi ketua OSIM. Proses kegiatan ini dikawal oleh Panitia
Pemilihan OSIM yang terdiri dari guru dan beberapa siswa yang dipilih secara
khusus untuk memastikan proses berjalan dengan adil, jujur, dan transparan.
Selain siswa, guru-guru dan
staf tata usaha juga turut memberikan hak suaranya dalam pemilihan ini. Hal ini
semakin memperkuat semangat kebersamaan dan demokrasi di MTs Terpadu Duri. Setiap
siswa memiliki suara yang sama dalam menentukan kepemimpinan Ketua OSIM yang
baru. Pemilihan Ketua OSIM ini tidak hanya sekadar memilih pemimpin organisasi
siswa, tetapi juga menjadi bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka,
khususnya dalam penguatan karakter melalui Program Penguatan Profil Pelajar
Pancasila yang Rahmatan Lil Alamin (P5RA).
Kepala MTs Terpadu Duri.
Ratna Wilis, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar terhadap
semangat demokrasi yang ditunjukkan oleh para siswa.
“Pemilihan OSIM ini adalah
cerminan dari demokrasi yang sesungguhnya, dalam kegiatan ini masing-masing
dari calon ketua sudah menyampaikan visi dan misinya, jadi siapapun yang
terpilih nanti saya berharap kalian bisa menjalankan tugas dengan komitmen
sesuai dengan visi dan misi yang disampaikan,” ungkapnya.
Wakasis MTs Terpadu Duri Widya
Novita juga menyampaikan ucapan “Pilihlah pemimpin yang menurut kalian bisa
membawa perubahan positif bagi sekolah kita”.
Setelah proses pemungutan
suara selesai, dilanjutkan dengan penghitungan suara yang dilakukan secara
terbuka di hadapan seluruh siswa dan guru. hingga akhirnya calon dengan suara
terbanyak diumumkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM terpilih.