0 menit baca 0 %

Profil Sang Inspiratif Pejuang Dakwah dan Pengembara Ilmu, Ternyata Seorang Penyuluh Agama Islam Non PNS Kemenag Kota Pekanbaru dan Pendakwah Nasional.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Kota Pekanbaru merupakan Kota Madani yang Metropolitan Samrt City serta Bertuah, pancaran kota berdesain metropolitan Islami, yang menggambarkan religiusitas yang smart (cerdas) serta penuh hikmah dan bernuansa kota modern (metropolitan).

Pekanbaru (Inmas). Kota Pekanbaru merupakan Kota Madani yang Metropolitan Samrt City serta Bertuah, pancaran kota berdesain metropolitan Islami, yang menggambarkan religiusitas yang smart (cerdas) serta penuh hikmah dan bernuansa kota modern (metropolitan). Untuk mewujudkan itu semua, para pemangku kepentingan di Kota ini (Walikota) bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru sebagai Mitra Kerja dalam bidang keagamaan. Kota Pekanbaru secara keagamaan (khususnya Islam) mempunyai Perda bernuansa Islami yang dikenal dengan Perda Masjid Paripurna, dari mulai Masjid Paripurna Kecamatan (15 masjid) sampai Masjid Paripurna Kelurahan (83 masjid) yang keseluruhannya berjumlah 98 Masjid Paripurna seluruh Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru dalam melestarikan nilai-nilai Islami yang bertolak pada Masjid Paripurna membutuhkan sinergisitas Kementerian Agama Kota, yang dalam hal ini terfokus pada Kasi Bimas Kemenag Kota, yang mana Kasi Bimas membawahi Penyuluh Agama Islam, baik yang penyuluh PNS maupun Non PNS. Dari sekian banyak Penyuluh Agama Islam yang berjumlah 100 orang lebih, maka ada salah satu orang penuluh agama yang dapat menjadi inpiratif pada umat Islam di Kota Pekanbaru ini, baik sebagai pendakwah atau akademisi (dosen) serta seorang pengaca (advocate).

Dialah yang bernama ustadz NURHADI, yang mana nama lengkap beliau jika dihubungkan dengan gelar akademiknya sebanyak 7 gelar yang diperoleh selama 10 tahun, sejak 2008 sampai 2018 serta Alumni Pesantren Al-Aksi di Indosiar dan penghargaan tentang profesionalitas sebagai ilmuan, sebagai berikut: “Prof (Madya). Dr. Nurhadi Aksi, S.Pd.I., S.E.Sy., SH., M.Sy., MH., M.Pd.”.

Jika dijelaskan secara detail, maka nama Asli NURHADI atau ustadz NURHADI. Jenjang pendidikan beliau yang pertama tingkat MI dan SD, yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ikhlas Afdeling III Desa Ajamu (tamat 1996) Kec. Panai Tengah dan SDN 00112210 (tamat 1997) Desa Meranti Paham Kec. Panai Hulu. Kemudian tingkat pertama Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ikhlas Ajamu (tamat 2000), ketiga pendidikan ini dijalani di Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya meluncur ke Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, dengan mengulangi tingkat MTs nya (tamat 2003), berikutnya pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA) Ponpes Musthafawiyah (tamat 2007), serta Program Paket C tingkat SMA (tamat 2007) di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.

Pada jenjang strata satu (S-1) yang pertama, bergelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I), di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Pekanbaru (lulus 2011). Strata satu (S-1) yang kedua, bergelar Sarjana Ekonomi Syariah (S.E.Sy), di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Iqra Annisa Pekanbaru (lulus 2014). Strata satu (S-1) yang ketiga, bergelar Sarjana Hukum (S.H), di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lukman Edy Pekanbaru (lulus 2017).

Selanjutnya jenjang pendidikan strata dua (S-2) yang pertama, bergelar Magister Hukum Islam (M.Sy), di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau (lulus 2014), lulusan terbaik atau Wisudawan Terbaik/Pemuncak. Stara dua (S-2) yang kedua, bergelar Magister Hukum (M.H), di Universitas Islam Riau (UIR) (lulus 2016). Strata dua (S-2) yang ketiga, bergelar Magister Pendidikan Islam (M.Pd), di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau (lulus 2018), dan lulusan terbaik dan tercepat.

Berikutnya pada jenjang pendidikan strata tiga (S-3), bergelar Doktor Hukum Islam (Dr) atau Doctor of Philosophy (Ph.D), di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau (lulus 2018), lulusan terbaik atau Wisudawan Terbaik/Pemuncak. Selanjutnya guru besar dengan gelar Profesor (Madya) atau Associate Profesor (penghargaan keilmuan), pada tanggal 12 Februari 2021.

Kata-kata Aksi dibelakang nama asli ustadz NURHADI diperoleh dari acara bergengsi Nasional di Televisi Indosiar, yang dikenal dengan Aksi Indosiar atau Akademi Syiar Indosiar pada waktu subuh sepanjang bulan ramadhan tahun 2015, yang mana pada event tersebut dibina oleh Kiyai Didik dengan Pondok Pesantrean Syiar Al-Aksi di Gedung Studio Indosiar Jakarta Barat. Dalam kompetisi ini ustadz NURHADI hanya sampai posisi 10 besar, disebabkan kurangnya dukungan SMS dari Jamaáh dan Umat Islam Kota Pekanbaru dan khususnya Riau serta umumnya Indonesia, kendatipun pada perlombaan dakwah ini digadang-gadangkan akan mencapai puncak tertinggi, namun nasib dan rezeki belum menjadi keberuntungannya.

Pada kegiatan penyuluhan di Kota Pekanbaru yang terdiri hampir 1000 masjid dan musholla, maka ustdaz NURHADI berkecimpung dalam dunia dakwah pada kisaran 80- 90 ?ri jumlah masjid dan musholla tersebut. Dimulai dari ujung Pekanbaru bagian utara berbatasan dengan Minas dan Tapung sampai Pekanbaru bagian selatan perbatasan dengan Siak Hulu dan Teratak Buluh, selanjutnya dari Pekanbaru bagian barat perbatasan dengan Tambang sampai Pekanbaru bagian timur perbatasan Pembatuan, hampir jamaáh mengenal ustadz NURHADI yang dikenal dengan segudang gelar dan muliti disiplin ilmu.

Dalam dunia dakwah ustadz NURHADI bergabung dalam organisasi dakwah yang ada di Kota Pekanbaru, semisal Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kota (sejak 2007) indek: 486, Ikatan Masjid Indonesia (IKMI) Kota (sejak 2007) indek: 1304, Himpunan Muballigh Tapanuli Riau (HIMTARI) (sejak 2007), Komunitas Cinta Dakwah (KCD) (sejak 2017), Komunitas Muzakarah Fawaidul Mukhtar (KMFM) (sejak 2020), Komunitas Ustdaz Milenial Pekanbaru (KUMP) (sejak 2020).

Penguasaan materi dalam penyuluhan dan dakwah bervariasi, dari yang bersifat umum (tabligh akbar, waízhah, targhib dan tarhib serta yang bersifat insidental seperti nasehat pernikahan, walimatul urusy, walimatul aqiqah, walimatul khitan, dan lainya, terutama tema-tema dalam penyluhan agama di Penyuluhan Agama Islam Kota Pekanbaru, yaitu tema Produk Halal, Radikalisme, Keluarga Sakinah, Zakat, HIV/AIDS, Baca Tulis Al-Qurán, Kerukunan dan Wakaf). Juga bersifat khusus (pengajian tauhid, pengajian fiqih syafiíyah (Moderasi), pengajian fiqih empat mazhab (fiqih perbandingan), pengajian kitab hadis (12 kitab hadis) dan pengajian tasawuf (adab, zikir dan tareqat)).

Liku-liku dalam dunia dakwah dari pahit dan manisnya sudah di alami sebagai bentuk perjuangan melanjutkan dakwah risalah kenabian Nabi Muhammad saw. Baik lingkup Kota Pekanbaru maupun Kota dan Kabupaten di seluruh Provinsi Riau, bahkan Kota dan Kabupaten Provinsi yang berbatasan dengan Riau yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau (Kepri), Jambi dan Sumatera Barat, kesemuanya hampir sudah dilewati oleh ustadz NURHADI.

Keilmuan yang ustadz NURHADI miliki juga di transfer ke generasi muda dengan ikut serta mencerdaskan anak bangsa di tingkat perguruan tinggi (Dosen Tamu/DLB) baik S-1 maupun S-2, di Kota Pekanbaru dan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Riau bahkan sampai ke Provinsi tetangga yaitu SUMUT, SUMBAR, KEPRI dan Jambi. Juga tidak ketinggalan menjadi Narasumber diberbagai Seminar, baik Offline maupun Online. Dalam karya tulis sebagai bentuk pemikiran ustadz NURHADI telah menulis buku dan sebagai editor sebanyak 65 buku dan jurnal ilmiyah sebanyak 229 jurnal, dari jurnal offline sampai jurnal online, mulai dari jurnal non terakreditasi sampai terakreditasi Sinta 6, 5, 4, 3, 2 dan Sinta 1 Kemenristek Dikti (bisa dicek di link Google Scholar Id: _8P4e9oAAAAJ).

Profesi lainnya selain sebagai Pendakwah/Penyuluh Agama dan Dosen, juga sebagai Pengacara atau advocate di Perhimpunan Advocat Indonesia (PERADI) Kota Pekanbaru dengan ID KTA: 1910680, sejak 2019. Sebagai seorang penyuluh dibawah naungan Bimas Islam Kemenag Kota Pekanbaru, domisili tugas Kec. Tampan, Kel. Sialang Munggu, ustadz NURHADI pernah menjadi penyuluh terbaik 3 se-Kota Pekanbaru tahun 2019 dan penyuluh yang sudah mendapatkan sertifikat DIKLAT di Kota Padang pada DIKLAT Penyuluh pada tahun 2018. Selain dakwah, penyuluh, dosen dan advocate, ustadz NURHADI juga memiliki talenta mengaji Tilawah dan Kaligrafi, bahkan pernah sampai tingkat Kota/Kabupaten. Inilah dia Profil Penyuluh Agama Islam non PNS Kemenag Kota Pekanbaru yang bernama: “ Prof (Madya). Dr. Nurhadi Aksi, S.Pd.I., S.E.Sy., SH., M.Sy., MH., M.Pd “. Untuk berkomunikasi dengan beliau dapat melalui WA/Contact : 085263774919 atau FB: Nurhadi Hadi Lawyer, bisa juga datang langsung ke Kantor Markaz Hukum dan Syariah nya Jl. Cipta Karya masuk Jl. Sungkai Ujung Perum Griya Taman Kurma 3 No. A-3 depan Musholla Ar-Rozaq Panam Pekanbaru.