0 menit baca 0 %

Program Berbagi KUA Seberida Perkuat Jaring Sosial Warga Rentan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Kegiatan berbagi sosial yang digagas para penyuluh agama Islam dan Kristen di KUA Kecamatan Seberida kembali dilakukan pada Selasa (18/11/2025) di wilayah Seberida, menyasar fakir miskin, orang tua jompo, janda, serta anak yatim piatu sebagai upaya memperkuat perlindungan...

Indragiri Hulu (Kemenag) - Kegiatan berbagi sosial yang digagas para penyuluh agama Islam dan Kristen di KUA Kecamatan Seberida kembali dilakukan pada Selasa (18/11/2025) di wilayah Seberida, menyasar fakir miskin, orang tua jompo, janda, serta anak yatim piatu sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial masyarakat rentan. Program yang telah berjalan selama tiga bulan ini dilaksanakan bersama Kepala KUA Amrullah dan dirancang untuk mengurangi beban hidup warga sekaligus membangun kepedulian lintas komunitas.

Pada kegiatan bulan ini, para penyuluh membagikan kebutuhan pokok langsung ke rumah-rumah penerima manfaat. Selain memberikan dukungan material, kegiatan dilakukan dengan pendekatan dialogis untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan harian masyarakat. Menurut Amrullah, program ini tidak sekadar aksi sosial, tetapi gerakan kemanusiaan yang ingin menghadirkan perubahan nyata bagi warga yang selama ini berada dalam kondisi serba terbatas. โ€œKami ingin memastikan bahwa masyarakat rentan di Seberida tidak berjalan sendiri dalam menghadapi kesulitan. Inilah bentuk kehadiran negara melalui KUA yang paling sederhana namun sangat berarti,โ€ ujarnya.

Dampak program mulai dirasakan para penerima manfaat yang mengaku terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok. Penyuluh menekankan bahwa keberlanjutan program menjadi prioritas, sehingga pemetaan kebutuhan dan evaluasi rutin terus dilakukan. Salah satu penyuluh menyampaikan, โ€œSetiap bulan kami turun langsung agar dapat melihat kondisi warga secara nyata. Dengan cara ini, bantuan tidak hanya diberikan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan keluarga.โ€

Dengan dukungan KUA dan partisipasi aktif para penyuluh, program berbagi ini diharapkan menjadi model kolaborasi sosial yang mampu memperkecil kesenjangan serta memperkuat solidaritas di tingkat kecamatan. Masyarakat menerima manfaat langsung berupa bahan pangan, sementara manfaat tidak langsung muncul dalam bentuk meningkatnya perhatian sosial, kedekatan antarwarga, dan dukungan psikologis bagi kelompok rentan. Program ini rencananya akan terus diperluas agar jangkauannya semakin merata di seluruh desa di Kecamatan Seberida.