Kuansing ( Kemenag ) Sentajo Raya, Jumat, 25 Juli 2025 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya kembali meluncurkan sebuah terobosan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Program bertajuk Pojok Konsultasi: Memberikan Solusi ini hadir sebagai inovasi untuk menjawab berbagai persoalan keluarga, hukum, fiqih, syari'at, ibadah, serta problem sosial keagamaan lainnya yang kerap dihadapi masyarakat.
Kepala KUA Sentajo Raya, Rindra Febrian, S.Fil.I., MH., C.MTr, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan konsultasi keagamaan dengan dua model layanan: offline dan online.
  "Kami ingin KUA menjadi tempat yang ramah dan solutif bagi masyarakat. Melalui Pojok Konsultasi, kami membuka ruang interaksi, diskusi, dan pendampingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan, terutama yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga," ujar Rindra.
???? Layanan Online
Masyarakat dapat mengakses layanan konsultasi secara online melalui:
  WhatsApp Group Pojok Konsultasi
  Facebook KUA Sentajo Raya
  Instagram @kuasentajoraya
Layanan ini memudahkan masyarakat yang sibuk atau tinggal jauh dari kantor KUA untuk tetap bisa berkonsultasi tanpa batasan tempat dan waktu.
???? Layanan Offline
Bagi masyarakat yang ingin bertatap muka langsung, KUA Sentajo Raya membuka ruang khusus di kantor untuk konsultasi yang dilayani oleh:
  Rindra berharap Pojok Konsultasi ini dapat menjadi wadah yang membumi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, sekaligus menjadi cermin dari semangat Kementerian Agama dalam memberikan layanan prima yang solutif dan humanis.
  "Kami ingin kehadiran KUA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Tidak hanya mengurus administrasi, tapi juga menjadi tempat masyarakat mencari jawaban, ketenangan, dan solusi," tambahnya.
Dengan adanya Pojok Konsultasi, KUA Sentajo Raya membuktikan komitmennya sebagai lembaga pemerintah yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga secara emosional dan spiritual di tengah masyarakat.
Inovasi ini menjadi harapan baru dan jembatan penguatan keluarga serta kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Sentajo Raya yang lebih baik. (Sapri Marlian, S.Sy)