Kuansing (kemenag) Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur an terus digencarkan oleh Penyuluh Agama Islam Kec.Kuantan Hilir ke berbagai lembaga pendidikan keagamaan dan organisasi masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan penyuluhan yang digelar MA Gerbang Sari Baserah pada Senin, 17 November 2025.
 Kegiatan ini diikuti lebih dari 24 peserta didik santri/yah. Program penyuluhan ini diselenggarakan oleh penyuluh agama islam bekerja sama dengan pihak Madrasah. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dasar membaca huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa yang selama ini belum mampu membaca Al-Qur an.
Koordinator penyuluh agama islam Kec. Kuantan Hilir, Ustadz Hamdi, SHI, mengatakan bahwa banyak masyarakat yang sebenarnya ingin belajar Al-Qur an namun merasa malu karena usia atau belum pernah mendapat kesempatan.
Kami ingin membuka ruang belajar yang ramah dan inklusif. Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur an, ujarnya.
Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok belajar sesuai tingkat kemampuan. Para pengajar menggunakan metode dasar Iqra , pengenalan huruf hijaiyah, serta praktik membaca surah pendek. Suasana penyuluhan berlangsung interaktif para peserta tampak antusias mengikuti materi dan berlatih langsung bersama mentor.
Salah satu peserta, Raisya, mengaku bersyukur bisa mengikuti penyuluhan tersebut.
Sejak kecil saya tidak pernah sekolah agama. Baru sekarang saya berani belajar. Alhamdulillah, rasanya bahagia sekali bisa mengenal huruf-huruf Al-Qur an, katanya dengan mata berkaca-kaca.
Kepala MA Gerbang Sari, yang diwakili salah seorang guru Sardiman, berharap program seperti ini dapat berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kemampuan membaca Al-Qur an bukan hanya aspek ibadah, tetapi juga membuka ruang edukasi keagamaan yang lebih luas.
Kami ingin menjadikan Madrasah ini sebagai MA yang literat Al-Qur an. Pihak Sekolah siap mendukung kegiatan lanjutan, ujarnya.
Penyuluhan ini dijadwalkan berlangsung rutin setiap awal pekan setiap hari senin. Pihak sekolah berharap semakin banyak siswa yang ikut serta sehingga angka buta aksara Al-Qur an dapat terus menurun. (Ak)