Dumai (Kemenag) - Sebagai tindak lanjut dari program pemerintah dan Kementerian Agama dalam rangka memberantas buta aksara Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai agama, Penyuluh Agama Islam (PAI) di KUA Kecamatan Sungai Sembilan mengadakan kegiatan penyuluhan intensif di TK. Islam Al-Hilmi Lubuk Gaung.  Kegiatan ini dipimpin PAI KUA Kecamatan Sungai Sembilan Sriyani yang secara konsisten memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan Qur’ani sejak usia dini, Selasa (02/12/2025).
Program ini bertujuan untuk membekali anak-anak kemampuan dasar membaca huruf hijaiyah serta memahami adab-adab dalam belajar Al-Qur’an.
Dalam Penyampaiannya, Sriyani PAI KUA Kecamatan Sungai Sembilan menjelaskan bahwa belajar Al-qur’an sejak dini penting karena anak memiliki daya ingat tinggi dan dapat membentuk karakter serta moral yang baik sejak usia dini. Cara mengajarkannya bisa dengan membiasakan mendengar bacaan Al-qur’an, mengenalkan huruf hijaiyah, menggunakan media yang menyenangkan, dan memberikan bimbingan langsung tanpa paksaan, dengan tetap sabar dan konsisten.
“Harapan kita, anak-anak di sekolah tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya bisa membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Sriyani.
Melalui
kegiatan ini, PAI KUA Kecamatan Sungai Sembilan berkomitmen untuk terus hadir
di tengah masyarakat dalam memperkuat syiar Islam. Pemberantasan buta aksara
Al-Qur’an menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat yang religius,
cerdas, dan berakhlak mulia.(Ani/Ayu)