Siak (Kemenag) Rabu (11/06/2025)- Masih dalam suasana hangatnya Idul Adha 1446 H, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menggelar kegiatan memasak daging qurban bersama di Aula Terbuka Kantor Kemenag Siak. Kegiatan ini terselenggara berkat kekompakan para ASN mengumpulkan daging qurban untuk dimasak dan dinikmati bersama.
Sejak pagi, para ASN wanita terlihat antusias mempersiapkan berbagai perlengkapan dan bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak kalio daging. “kegiatan ini dapat terselenggara karena kekompakan ASN yang sepakat membawa daging qurban untuk dimasak dan dinikmati bersama”, ungkap Salmiwati selaku koordinator lapangan kegiatan ini.
Salmiwati turut menuturkan kegiatan ini menjadi symbol solidaritas. “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memupuk kebersamaan antar sesama sekaligus menjadi simbol solidaritas dan semangat gotong royong di lingkungan ASN Kantor Kemenag Siak”, tambahnya.
Sebagai refleksi bersama ibadah qurban bukan sekadar menyembelih hewan pada Hari Raya Iduladha. Lebih dari itu, qurban adalah simbol ketaatan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS, yang dengan penuh keyakinan dan kepatuhan menjalankan perintah Allah, meski harus mengorbankan sesuatu yang sangat dicintai.
Ibadah qurban bukan sekadar menyembelih hewan pada Hari Raya Idul Adha. Lebih dari itu, qurban adalah simbol ketaatan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS, yang dengan penuh keyakinan dan kepatuhan menjalankan perintah Allah, meski harus mengorbankan sesuatu yang sangat dicintai.
Makna qurban mencakup tiga hal
utama. Pertama Ketaatan kepada Allah,
Qurban adalah bentuk kepatuhan tanpa syarat kepada perintah Ilahi. Seperti Nabi
Ibrahim, kita diajak untuk mengutamakan perintah Allah di atas segala hal
duniawi. Kedua Keikhlasan dalam Beramal. Hewan yang disembelih bukan untuk
pamer atau dipuji, melainkan semata karena Allah. "Daging dan darah hewan
kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah
ketakwaan kalian.." (QS Al-Hajj: 37). Ketiga Kepedulian Sosial. Qurban
juga mengajarkan kita berbagi kepada sesama, terutama mereka yang kurang mampu.
Melalui pembagian daging kurban, terbentuk solidaritas sosial, memperkuat
ukhuwah, dan menciptakan rasa kebersamaan. (Fz)