Tembilahan (Kemenag) โ Dalam upaya menciptakan lingkungan
yang aman dan nyaman bagi generasi muda, Puskesmas Tembilahan Kota menggelar
sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) di lapangan
MTSN 2 Indragiri Hilir. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian siswa dan
mendapat sambutan positif dari pihak Madrasah, Jumโat (24/1/2025).
Sebagai narasumber utama, dr. Dwi Fitriani Wijaya, seorang
dokter yang juga aktif dalam advokasi perlindungan anak, menyampaikan materi
dengan gaya yang mudah dipahami dan diingat oleh para siswa. "Kekerasan
bukan hanya tindakan fisik, tapi juga bisa berupa kekerasan verbal, seksual,
dan psikologis. Kita semua punya peran penting untuk mencegah dan mengatasi
masalah ini," tegas dr. Dwi.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebatas penyampaian
materi. Para siswa juga diajak untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi
kelompok dan tanya jawab. Salah seorang siswa, Rara mengungkapkan, "Saya
baru tahu kalau kekerasan bisa macam-macam bentuknya. Saya jadi lebih sadar
untuk menjaga diri dan teman-teman saya,โ ujar Rara.
Sementara itu, Noviya Yanti salah satu staf Puskesmas
Tembilahan Kota, menambahkan, "Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan
pemahaman yang kuat pada siswa tentang pentingnya menghormati diri sendiri dan
orang lain. Selain itu, kami juga ingin membekali mereka dengan pengetahuan
dasar untuk mencegah dan melaporkan kasus kekerasan jika terjadi," harap
Noviya.
Kepala MTSN 2 Indragiri Hilir, Sri Muliyati mengapresiasi
kegiatan sosialisasi ini. "Kami sangat mendukung upaya Puskesmas
Tembilahan Kota dalam memberikan edukasi kepada siswa kami. Semoga pengetahuan
yang mereka dapatkan hari ini dapat bermanfaat bagi mereka dan lingkungan
sekitar," ujarnya.ย (Ria/ Icat)