Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean, Abandri bersama Qari'ah Nasional, Ustadzah Noprianti laksanakan kegiatan pembinaan tentang tilawah seni baca Al Qur'an di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit. Sabtu (19/7/2025).
Kegiatan dilaksanakan guna menumbuhkan rasa Kecintaan kepada Al Qur'an serta melakukan pembinaan mental para milenial untuk tetap menumbuhkan kecintaan kepada Al Qur'an di era globalisasi sekarang ini.
Kegiatan pembinaan ini di prioritaskan tentang ilmu tajwid, lagu, irama atau seni dalam membaca Al Qur'an.
Untuk pelatih dan pembina nya, Abandri bekerja sama dengan Qari'ah terbaik Provinsi Riau yakninya Ustadzah Noprianti yang sangat mendukung program ini.
"Saya sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama IsIam Kecamatan Pangean ini, hal ini adalah kegiatan positif untuk mempersiapkan generasi kita pada masa yang akan datang, serta juga untuk menumbuhkan generasi peserta MTQ yang akan mewakili Kecamatan Pangean". Terang Ustadzah Noprianti.
Kegiatan pembinaan seni baca Al Qur'an dilaksanakan setiap hari sabtu di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean di mulai dari pukul 16.00 s/d 18.00 WIB.
" Hal ini kita lakukan guna menumbuhkan rasa cinta kepada Al Qur'an bagi generasi milenial sekarang, ditengah era digitalisasi sekarang ini, kita ingin rasa cinta untuk mempelajari Al Qur'an tidak hilang dalam hati mereka, sejujurnya kita khawatir dengan pesatnya perkembangan teknologi sekarang yang sudah merambah penggunanya para anak muda, mudahan dengan program ini memperkuat mental keimanan mereka dalam berakidah, dan Alhamdulillah peserta cukup antusias dan ramai, hari ini peserta yang hadir 42 orang dari berbagai Desa yang ada di Pangean". Terang Abandri.
Pj. Kepala Desa Pauh Angit, Jondriawan, turut memberikan apresiasi serta mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh bersama Qari'ah nasional ini.
" Kami atas nama pemerintah desa Pauh Angit memberikan apresiasi dan sangat mendukung dilaksanakannya program ini. Kedepan kita berharap semoga bisa menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk belajar Al-Qur'an serta menumbuhkan kecintaan para milenial ini kepada Al-Qur'an dengan giat mempelajarinya". Harap Jondriawan. ( ABD)