0 menit baca 0 %

Rajuki Ridwan Hadiri Pembukaan Pacu Sampan Tradisional Zona I di Tepian Jembatan Trio Amanah

Ringkasan: Indragiri Hulu (kemenag) --- Plh. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) sekaligus Plh. Kakankemenag Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H. Rajuki Ridwan, S.Ag., M.A., menghadiri acara pembukaan Pacu Sampan Tradisional Zona I pada Rabu, 23 Juli 2025.

Indragiri Hulu (kemenag) --- Plh. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) sekaligus Plh. Kakankemenag Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H. Rajuki Ridwan, S.Ag., M.A., menghadiri acara pembukaan Pacu Sampan Tradisional Zona I pada Rabu, 23 Juli 2025. Kegiatan digelar di tepian Jembatan Trio Amanah, Kota Rengat, sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 sekaligus seleksi menuju festival pacu sampan nasional.

Acara dibuka meriah dengan sambutan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi yang secara resmi membuka Festival Pacu Sampan Tradisional Zona I. Ribuan warga tumpah ruah menyemarakkan acara, menyaksikan 17 jalur sampan dari lima kecamatan bertanding di atas aliran Sungai Indragiri.

Menurut Disporapar Inhu, seleksi Zona I berlangsung sejak 21 Juli dan berakhir pada 24 Juli 2025 di lokasi yang sama. Panitia menargetkan 15 jalur terbaik dari Zona I yang akan mengikuti ajang tingkat nasional di Narosa, Taluk Kuantan, pada Agustus mendatang.

Selain Menteri PPPA Arifatul dan Plh. Rajuki Ridwan, hadir pula Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, serta jajaran Forkopimda dan stakeholder daerah. Suasana sangat hidup, penuh atraksi budaya lokal dan semarak dukungan masyarakat.

Plh. Rajuki Ridwan memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya lokal dan pengembangan bakat anak daerah melalui kegiatan ini. Ia menyebut bahwa perlombaan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan mental sportif anak-anak. Dukungan ini sejalan dengan rangkaian HAN yang diisi pula kegiatan lain seperti senam massal di RTH dan pawai pelajar.

Disporapar Inhu dan Pemkab melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menyatakan kompetisi ini menjadi “pemanasan” dan persiapan matang menjelang FestivaL Pacu Jalur nasional di Tepian Narosa pada Agustus. Tahun ini, seleksi pacu sampan diharapkan melahirkan 30 jalur unggulan (15 dari Zona I dan 15 dari Zona II).

Acara ini sekaligus menggerakkan ekonomi lokal—vendor kuliner, pedagang pasar, dan komunitas budaya mendapat manfaat dari antusias masyarakat yang memadati tepian sungai. Suasana kompetitif tetap dijaga berkat arahan Forkopimda, termasuk Dandim dan Kapolres, agar lomba berlangsung aman dan penuh sportivitas.

Dengan momentum kuat ini, Inhu berharap jalur-jalur unggulan mampu berprestasi di event tingkat nasional dan menjaga warisan budaya yang sudah hidup selama berabad?abad di sepanjang Sungai Indragiri. (Reski)