0 menit baca 0 %

Rajut Ukhuwah Islamiyah dan Persatuan Melalui Maulid

Ringkasan: Pasir Pengaraian (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi MA, Kamis (3/3) malam peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H bersama masyarakat Pendalian IV Koto di Mesjid Tawakkal Pendalian Kabupaten Rohul.
Pasir Pengaraian (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi MA, Kamis (3/3) malam peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H bersama masyarakat Pendalian IV Koto di Mesjid Tawakkal Pendalian Kabupaten Rohul. Hadir dalam acara tersebut sekitar 200 undangan, diantaranya kepala Desa Pendalian, Ketua Rw dan Rt, Ninik Mamak, Cerdik Pandai, Tokoh Agama, Tokoh Adat, pengurus atau imam masjid dan masyarakat Pendalian IV Koto. Ka Kan Kemenag Rohul Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA dalam ceramahnya menyampaikan, salah satu ajaran pokok yang dibawa oleh nabi Muhammad adalah pentingnya Ukhuwah Islamiyah dan silaturahim serta persatuan dan kesatuan umat Islam. Semua ajaran dan bahkan amalan yang dilakukan oleh umat Islam, pada akhirnya bermuara pada Ukhuwah Islamiyah, Silaturahim dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan umat Islam. "Masyarakat Rohul baru saja melaksanakan pemilukada, pilihan kita berbeda-beda antara satu dangan yang lain. Perbedaan ini terkadang menyebabkan kita terpopularisasi antar calon, yang pada gilirannya merusak hubungan silaturahim diantara umat Islam. Akibatnya, persatuan dan kesatuan umat terpecah. Untuk itu, melalui peringatan Maulid ini, mari kita rajut kembali tali silaturahim diantara kita umat Islam, sehingga persatuan dan kesatuan umat kokoh. Karena rusaknya persatuan dan kesatuan umat, mengakibatkan daya tawar umat Islam melemah," terangnya. Ia menambahkan, saat ini pimpinan umat atau masyarakat Rohul telah terpilih sesuai pilihan hati nurani rakyat, maka pimpinan harus didukung sehingga dapat bekerja dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan impian masyarakat seribu suluk. "Kalaupun awalnya pilihan kita berbeda-beda, tapi mari kita lupakan perbedaan itu, sebab akhirnya kita telah menyatu pada pilihan akhir yang telah disepakati bersama," pungkasnya. (os)