0 menit baca 0 %

Rakerda IPARI Kabupaten Bengkalis Tahun 2025 Digelar Secara Virtual, Perkuat Sinergi Penyuluh Agama

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) secara virtual melalui Zoom Meeting, pada Senin pagi (06/10/2025), pukul 09.00 WIB.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama  se-Kabupaten Bengkalis,  dari be...

Bengkalis (Kemenag) - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) secara virtual melalui Zoom Meeting, pada Senin pagi (06/10/2025), pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama  se-Kabupaten Bengkalis,  dari berbagai KUA Kecamatan di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis.

Rakerda ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpenyuluh dalam pelaksanaan program kerja IPARI tahun 2025, serta menyusun strategi peningkatan peran penyuluh dalam pembinaan umat dan penguatan moderasi beragama di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Syafriadi, S.Pd.I., M.Pd., Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Bantan, turut hadir dan berpartisipasi aktif. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya penyuluh untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar dakwah Islam.

“Melalui forum Rakerda ini, kita berharap para penyuluh semakin profesional, inovatif, dan mampu menjadi teladan dalam menyebarkan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujar Syafriadi.

Sementara itu, Ketua IPARI Kabupaten Bengkalis Hj. Nurleili Lubis dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda merupakan momen penting untuk memperkuat komitmen kebersamaan dan profesionalisme dalam berdakwah.

“IPARI adalah wadah silaturahmi dan sinergi penyuluh agama. Mari bersama kita tingkatkan dedikasi dan tanggung jawab dalam membimbing umat agar semakin cerdas beragama dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan lancar dan interaktif, dengan agenda utama mencakup: 1. Pembahasan program kerja IPARI tahun 2025, 2. Penguatan moderasi beragama di kalangan penyuluh, 3. Peningkatan kompetensi dan profesionalisme penyuluh, dan 4.Strategi komunikasi dakwah digital di era modern

Rapat kerja ditutup dengan pembacaan kesimpulan hasil musyawarah yang akan dijadikan pedoman pelaksanaan kegiatan IPARI Kabupaten Bengkalis sepanjang tahun 2025.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh penyuluh agama di Kabupaten Bengkalis semakin solid, inovatif, dan berdampak nyata dalam menjalankan misi IPARI: “Penyuluh Berintegritas, Berdedikasi, dan Inspiratif.”