0 menit baca 0 %

Rakor Hari Kedua Bahas Renstra Kementerian Agama Tahun 2025-2029

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) - Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran hari kedua adalah kelanjutan dari rapat koordinasi yang membahas penyusunan Pagu Alokasi Anggaran TA.2026. Masih dari hotel Prime Park Pekanbaru. Hari ini, Jum at, (26/09/2029) akan membahas mengenai Rencana Strategis Ke...

Pekanbaru (Kemenag) - Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran hari kedua adalah kelanjutan dari rapat koordinasi yang membahas penyusunan Pagu Alokasi Anggaran TA.2026. Masih dari hotel Prime Park Pekanbaru. Hari ini, Jum’at, (26/09/2029) akan membahas mengenai Rencana Strategis Kementerian Agama 2025-2029 dengan narasumber bapak Muhammad Nanang Qodri dari Biro Perencanaan Kementerian Agama RI.

Dalam paparan materi yang disampaikan melalui aplikasi zoom, Nanang menyampaikan beberapa hal penting terhadap renstra Kementerian Agama 2025-2029.

“Rencana Strategis Kementerian Agama 2025-2029 bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Terdapat tiga misi utama: meningkatkan kualitas kehidupan beragama, pendidikan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Kementerian Agama berkomitmen untuk menjalankan prinsip transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap program dan kebijakan yang diimplementasikan” ujarnya

Ditambahkan pula bahwa beberapa program prioritas meliputi penguatan kerukunan, Pendidikan unggul, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, serta digitalisasi tata kelola pemerintahan.

“Tujuan yang ingin dicapai dari renstra Kementerian Agama adalah menyatukan Langkah mewujudkan daya saing umat untuk kemaslahatan bangsa, dengan memberikan layanan terbaik dari Kementerian Agama.” tambahnya.

Kepala MAN 1 Bengkalis, M. Rizal, S.Pd, M.Pd, yang turut serta dalam kegiatan menyatakan bahwa 8 program prioritas Kementerian Agama titik fokusnya dalam bidang pendidikan adalah Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi.

“Untuk itu fungsi pendidikan dan kualitas layanan harus ditingkatkan. Sesuai dengan tagline madrasah “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia” ungkapnya