Kuansing ( Kemenag ) Dalam upaya serius memberantas buta aksara Al-Qur an sejak dini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Tengah turun langsung ke sekolah-sekolah. Langkah ini diambil sebagai bentuk pendekatan dari akar, guna memastikan para pelajar tidak hanya mengenal huruf hijaiyah, tetapi juga mampu membaca Al-Qur an dengan baik dan benar.
Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan menyasar berbagai tingkat pendidikan, yang sekarang baru mulai dari Tingkat SMP sehingga tingkat menengah seperti SMA dan SMK. Saat ini Ramdanil sedang memberikan bimbingan di SMAN 1 Teluk Kuantan, dengan jumlah peserta bimbingan 60 orang. Selasa, 05 Agustus 2025.
Melalui metode yang interaktif dan ramah anak, para penyuluh mengajarkan dasar-dasar membaca Al-Qur an, memperbaiki tajwid, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur an sejak usia dini.
Kami percaya bahwa membumikan Al-Qur an harus dimulai dari akar. Sekolah adalah tempat yang paling strategis untuk menanamkan kebiasaan baik ini, ujar Ramdanil salah satu Penyuluh agama Islam Kuantan Tengah.
Respon dari pihak sekolah dan siswa pun sangat positif. Mereka antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran yang diisi dengan pendekatan menyenangkan dan penuh makna.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk menekan angka buta aksara Al-Qur an di tengah masyarakat. Diharapkan, dengan langkah nyata seperti ini, generasi muda tumbuh menjadi insan yang melek huruf Al-Qur an, cinta akan ajarannya, dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. ( Pri )