0 menit baca 0 %

Ramlan, S.Pd.I Terima SK PPPK, Ustadz Kondang yang Gemar Berpantun Kini Resmi Menjadi ASN Bengkalis.

Ringkasan: Kebahagiaan terpancar dari wajah Ramlan, S.Pd.I, penyuluh agama Islam Kecamatan Bengkalis, saat menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I pada Senin, 26 Mei 2025, di Aula Pilhut Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis.

Kebahagiaan terpancar dari wajah Ramlan, S.Pd.I, penyuluh agama Islam Kecamatan Bengkalis, saat menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I pada Senin, 26 Mei 2025, di Aula Pilhut Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Momen yang telah dinantikan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bengkalis, Drs. H. Khaidir, dan turut disaksikan oleh Kepala KUA Bengkalis, Suhardi, S.Ag, serta rekan-rekan kerja yang memberikan ucapan selamat.


Ramlan bukan nama asing di kalangan masyarakat Bengkalis. Ustadz kondang yang dikenal luas karena kepiawaiannya dalam berdakwah dan berpantun ini telah mengabdikan dirinya sebagai penyuluh non-PNS selama 8 tahun. Dalam perannya, ia aktif turun ke masyarakat, memberikan penyuluhan agama di berbagai lapisan, dari majelis taklim hingga perkampungan pesisir.


Meski merupakan alumnus STAIN Bengkalis dengan predikat cumlaude dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), kecintaan Ramlan pada dunia dakwah dan penyuluhan tidak pernah surut. Ia memilih menekuni dunia kepenyuluhan dengan penuh semangat, menggali berbagai ilmu keagamaan, sosial kemasyarakatan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dakwah.


“Ilmu itu tak pernah berhenti dicari, meski saya bukan dari jurusan dakwah, saya percaya belajar dan terjun langsung adalah guru terbaik,” ungkap Ramlan suatu ketika.


Penerimaan SK PPPK ini menjadi hadiah manis atas dedikasi dan pengabdian panjang Ramlan. Harapannya, status barunya ini akan semakin memperkuat peran strategisnya dalam mendampingi masyarakat menuju kehidupan beragama yang lebih baik dan harmonis.


Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkahnya, dan pantun-pantunnya terus menjadi cahaya nasihat bagi umat