0 menit baca 0 %

Rangkaian Moderasi Beragama, Prototipe Desa Sadar Kerukunan Terciptanya Desa Aman, Tenteram dan Damai

Ringkasan: Riau (inmas) - Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis yang diwakili Kasubbag Tata Usaha Dr. H. Carles, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA membuka dan menjadi Narasumber Prototipe Pembinaan Program Desa Sadar Kerukunan Di Kab.

Riau (inmas) - Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis yang diwakili Kasubbag Tata Usaha Dr. H. Carles, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA membuka dan menjadi Narasumber Prototipe Pembinaan Program Desa Sadar Kerukunan Di Kab. Bengkalis, Rabu (15/12/21) bertempat di Aula Kemenag Bengkalis. 

Dalam arahannya Kanwil mengatakan salah satu program prioritas Kementerian Agama adalah Penguatan Moderasi Beragama dan persiapan tahun Toleransi, untuk memasuki kedua program tersebut dilakukan prototipe pada beberapa desa sadar kerukunan yang ada di Prov. Riau. 

"Dalam rangkaian Moderasi beragama dan menuju persiapan tahun toleransi, kita melakukan prototipe pada desa sadar kerukunan yang ada di Prov. Riau, hari ini kita berada di Kab. Bengkalis. Kita berharap dengan pertemuan ini bagaimana ada kesepakatan prototipe dari Desa sadar kerukunan sehingga tercipta Desa yang aman nyaman, tenteram dan damai tidak ada lagi terjadi gesekan gesekan yang ada ditengah tengah msyarakat".

Sementara itu kasubbag Ortala dan KUB mengatakan ada 5 Desa yang merupakan Desa Sadar Kerukunan di Prov. Riau. Kelima Desa tersebut dilakukan Prototipe. Kegiatan tersebut merupakan rekomendasi pokja moderasi beragama dan merupakan juga rekomendasi tokoh agama, masyarakat dan adat pada kegiatan FGD pendahuluan penguatan moderasi beragama.

"Kegiatan ini dilaksanakan merupakan hasil rekomendasi pokja Moderasi beragama yang diselenggarakan pada FGD kegiatan moderasi beragama. Pada kesempatan tersebut dihadirkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam upaya menghasilkan peningkatan indeks toleransi di Prov. Riau".

Sedangkan Kasubbag Tata usaha memgatakam akan melakukan sosilaisasi dengan desa sadar kerukunan drngan memanfaatkan media sosial.

"Media sosial sangat berperan pada penyampaian informasi, saat ini orang lebih meminati gadget ketimbang lainnya, oleh karena itu kita akan lakukan sosialisasi melalui media sosial, selain melalui institusi dan lembaga".

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Riau Gana Radguna, SH, MH, Kepala Seksi dan penyelenggara di Lingkungan Kemenag Bengkalis.

Kegiatan dalam rangka penguatan moderasi beragama menyongsong tahun toleransi di Kab. Bemgkalis tersebut diikuti Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, pengurus FKUB dan Undangan Lainnya.