Indragiri Hulu, (Inmas). Kamis 29 Februari 2024, Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rengat melaksanakan rapat bulanan di KUA Kecamatan Rengat sekaligus pembinan oleh Kepala KUA Kec. Rengat Amrizal, S.Ag.,MH dan dilanjutkan dengan acara menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H bersama Kepala KUA & Pegawai KUA Kecamatan Rengat.
Penyuluh Agama Islam adalah seseorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh Pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran/kelompok binaan. Untuk itu seorang Penyuluh Agama Islam harus terus berupaya meningkatkan kompetensi diri agar mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat maupun pada kelompok binaan, sebab di dalam melaksanakan dakwah harus kreatif dan juga harus punya kemampuan untuk menggunakan teknologi serta mengikuti perkembangan situasi maupun informasi yang terjadi. Peran Penyuluh Agama Islam Non PNS sangat penting dalam menyukseskan pembangunan nasional, oleh karenanya kegiatan penyuluhan agama Islam harus dilaksanakan terus menerus, terarah, terpadu dan berkesinambungan. Materi, metode, media, dan teknik penyuluhan harus terus ditingkatkan sesuai tuntutan perkembangan masyarakat. Penyuluh Agama Islam Non PNS dalam pelaksanaan tugas bertanggungjawab kepada kepala KUA Kecamatan yang menjadi wilayah kerjanya, dengan menyampaikan laporan bulanan. Pelaporan adalah bukti pertanggung jawaban kinerja secara tertulis yang dibuat oleh PAI Non PNS dan dipertangung jawabkan kepada atasan langsung, dalam hal ini kepala KUA Kecamatan, dengan tembusan kepada Ketua Pokja Penyuluh Agama Islam, ujar Amrizal dalam arahannya yang didampingi Penghulu Ahli Madya H. Said Masnur, MA dan PAI Terampil Sri Hastuti, A.Ma.
Di dalam kegiatan keagamaan Islam seperti dibulan suci Ramadhan, maka selaku PAI memiliki tanggung jawab moral untuk mengisi/memeriahkan rangkaian kegiatannya, seperti mengisi kultum malam tarawih, didikan subuh dan yang lainnya. Selanjutnya, isi ceramah maupun tausiah yang disampaikan bersifat edukasi, motivasi, berdampak positif serta menyejukkan, ungkap Amrizal mentup arahannya. Acara dilanjutkan dengan saling bermaaf-maafan dan makan bersama.(tulang)