Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, rapat evaluasi terakhir pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-14 tingkat Kecamatan Batang Cenaku digelar di Desa Keyangsari pada Senin (29/09/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KUA Batang Cenaku Sriyanto, Sekretaris Camat Batang Cenaku Badai Wani, Kepala Desa Keyangsari beserta perangkatnya, panitia pelaksana MTQ, serta tokoh masyarakat setempat. Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan akhir seluruh unsur panitia demi terselenggaranya MTQ yang tertib, adil, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Rapat dimulai dengan pembacaan doa dan sambutan dari Ketua Panitia MTQ ke-14 yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan kedisiplinan setiap seksi dalam menyukseskan kegiatan keagamaan ini. Kepala KUA Batang Cenaku, Sriyanto, dalam arahannya menekankan aspek teknis pelaksanaan lomba agar berjalan dengan lancar dan profesional. Ia menyoroti pentingnya kesiapan dewan hakim dan juri, serta penerapan standar penilaian yang objektif dan transparan.
“MTQ bukan sekadar lomba membaca
Al-Qur’an, tetapi sarana pembinaan generasi Qur’ani dan penguatan nilai-nilai
keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekcam Batang Cenaku, Badai Wani, menyampaikan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap kelancaran kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan acara.
“Kami berkomitmen
menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan peserta dan pengunjung selama
MTQ berlangsung,” ungkapnya.
Kepala Desa Keyangsari juga
menyampaikan kesiapan desanya sebagai tuan rumah. Menurutnya, dukungan
masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan suasana yang kondusif dan
penuh semangat keagamaan. Fasilitas dan logistik seperti konsumsi, panggung,
serta area perlombaan telah dipersiapkan dengan matang guna memberikan
pelayanan terbaik bagi peserta dan tamu undangan.
Adapun pembahasan teknis
meliputi pembagian cabang lomba, seperti Tilawah, Tartil, Tahfidz, Syarhil,
Fahmil, dan Kaligrafi Al-Qur’an, dengan jadwal pelaksanaan selama empat hari.
Puncak acara akan ditandai dengan pengumuman pemenang serta penutupan resmi
yang diharapkan menjadi momentum kebersamaan umat Islam di Batang Cenaku.
Melalui evaluasi ini, seluruh
pihak bersepakat menjadikan MTQ ke-14 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi
juga ruang pembinaan karakter dan spiritual masyarakat. Diharapkan, dari
kegiatan ini lahir qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama baik Kecamatan
Batang Cenaku di tingkat Kabupaten Indragiri Hulu serta menumbuhkan semangat
mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
(Reski)