0 menit baca 0 %

Rapat Percepatan Sosialisasi Wakaf Dorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Umat di Indragiri Hulu

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Upaya mempercepat gerakan literasi dan pengelolaan wakaf di Kabupaten Indragiri Hulu terus digalakkan. Pada Kamis (16/10/2025), Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Alpendri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Wakaf Indone...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Upaya mempercepat gerakan literasi dan pengelolaan wakaf di Kabupaten Indragiri Hulu terus digalakkan. Pada Kamis (16/10/2025), Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Alpendri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Indragiri Hulu, memimpin rapat percepatan kegiatan sosialisasi wakaf di Aula Mini Kemenag Indragiri Hulu. Rapat tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat lintas seksi, di antaranya Kepala KUA Kecamatan Rengat Barat Yusrianto, Penelaah Teknis Kebijakan Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Syafriyaldi, dan Penata Layanan Operasional Seksi PHU Zakaria Ginting.

Rapat ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyiapkan strategi efektif dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui sinergi lintas bidang di lingkungan Kemenag, diharapkan kegiatan sosialisasi wakaf dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di tingkat kecamatan dan desa.

Alpendri menegaskan bahwa wakaf bukan hanya ibadah bernilai spiritual, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik.

โ€œKita ingin masyarakat memahami bahwa wakaf tidak hanya sebatas tanah untuk masjid atau makam. Wakaf produktif dapat menjadi solusi ekonomi umat, membantu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,โ€ ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa percepatan sosialisasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan setiap KUA memiliki peran aktif dalam mendukung pengelolaan wakaf di wilayahnya.

โ€œDengan keterlibatan para Kepala KUA, kita bisa membangun jejaring yang kuat. Mereka adalah ujung tombak dalam menyampaikan informasi wakaf kepada masyarakat,โ€ tambahnya.

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis, antara lain pembentukan jadwal sosialisasi wakaf per kecamatan, penyusunan materi edukatif yang mudah dipahami masyarakat, serta peningkatan kolaborasi antara KUA, BWI, dan penyuluh agama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya wakaf produktif semakin meningkat, sehingga potensi aset umat di Indragiri Hulu dapat dikelola lebih profesional dan memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan bersama.

(Reski)