Kuansing (Inmas) Razi Akmal, SH (PAI Hulu Kuantan ) Mengikuti Kegiatan PENGARUSTAMAAN MODERASI BERAGAMA DAN WAWASAN ISLAM KEBANGSAAN di Aula MAN 1 Teluk Kuantan.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, (23/03) Pagi Pukul 08:00 s/d 15:00 WIB Sore di Aula MAN 1 Teluk Kuantan.
Susunan Acara Pada Kegiatan Tersebut Ibu Eka Permatasari, S.Ag Sebagai Pembawa Acara, Diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Utadz Maramita, S.Pd.I (PAI Kecamatan Inuman), Pembacaan Do'a oleh Ustadz A.Mualif, MA ( PAI Kecamatan Logas Tanah Darat), Kemudian penyampaian laporan kegiatan olek Bapak Kasi Bimas Kemenag Kuantan Singingi selaku ketua Panitia H. Bahrul Aswandi, S.Ag,.MH.
Acara tersebut merupakan kegiatan yang pertama kali di Tahun 2021 bersama penyuluh Agama Non PNS. Apalagi kondisi Saat ini masih dalam situasi covid-19 yang tidak memungkinkan mengumpulkan orang /peserta dalam jumlah yang banyak imbuh Bapak Kasi Bimas. Kemudian dilanjutkan Arahan dari Bapak Kepala Kantor Kemenag Kuantan Singingi Drs.H. Jisman, MA sekaligus membuka Acara dengan Resmi.
Pada Penyampaiannya Kepala Kantor Kemenag Menghimbau Agar Peserta yang hadir sebanyak 30 Orang Penyuluh Agama Islam dari 12 Kecamatan dapat Mengikuti Kegiatan dengan Keseriusan Penuh Sehingga materi yang didengar dapat menambah keilmuan para Penyuluh di lapangan. Kemudian dalam materi yang disampaikan Bapak Drs.H.Jisman,MA Memberitahukan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah membuat Strategi Berdakwah bagi Penceramah Agama Islam. Begitu juga hubungan kerjasama dengan mitra dan stakeholders yang terkait.
Selanjutnya pemateri yang diundang dari Kantor Wilayah Provinsi Riau mewakili Bapak Kepal Kantor Wilayah adalah Bapak H. Asril yang dalam penyampaiannya Penyuluh harus menjadi leader dalam peningkatan dakwah di wilayah binaan, membebtuk kelompok dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
Terakhir setelah Istirahat Sholat dan Makan siang, materi disampaikan oleh bapak Kasi Bimas Kuansing. Peran Penyuluh dalam moderasi beragama di awali dengan citra dan sifat seorang penyuluh harus mampu menjadi teladan, menyejukan umat,menjadi penerang dalam kegelapan, memiliki keilmuan sesuai dengan zaman, dan ibaratkan seperti pohon yang kokoh untuk bersandar, daun rindang tempat orang berteduh, buahnya bermanfaat untuk banyak orang.(RA)